4 Alasan Mengapa Bermain Penting untuk Anak Usia Dini

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi disleksia/belajar dengan anak. Shutterstock

    Ilustrasi disleksia/belajar dengan anak. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 mengharuskan anak-anak belajar secara online di rumah. Orang tua pun berperan penting sebagai pengganti guru, dengan lingkungan belajar yang integratif untuk pertumbuhan menyeluruh anak-anak.

    Salah satu metode yang bisa digunakan adalah belajar sambil bermain. Bermain adalah aspek terpenting bagi pertumbuhan dan perkembangan awal pada anak usia dini. Anak cenderung memiliki daya tarik ketika belajar sambil bermain.

    Melansir laman India Times, berikut beberapa aspek penting tentang bermain dan bagaimana hal itu berkontribusi pada pembelajaran seumur hidup anak

    1. Mengasah kemampuan otak

    Belajar sambil bermain mendorong perkembangan otak dengan berbagai macam kegiatan eksperimental sehingga anak-anak berimajinasi, mengeksplorasi, mengalami, menciptakan dan yang paling penting, membuat kesalahan.

    2. Bermain melibatkan seluruh organ indera

    Anak-anak belajar melalui panca indera mereka. Rasa ingin tahu, eksplorasi, dan pengembangan kemampuan motorik halus dan kasar dibantu oleh aktivitas yang melibatkan indera mereka. Karena itu, metode belajar sambil bermain membantu anak-anak mengembangkan keterampilan linguistik, kognitif, sosial, dan emosional mereka.

    3. Meningkatkan hormon kebahagiaan

    Anak akan merasa senang ketika terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan, sehingga metode ini menghasilkan dopamin atau yang dikenal dengan hormon bahagia.

    4. Menumbuhkan rasa tanggung jawab

    Kegiatan mengharuskan anak untuk melakukan kontrol atas keadaan, sehingga anak akan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Jika Anda membatasi penunjukan hanya ketika benar-benar diperlukan selama permainan mereka, anak-anak mungkin menjadi lebih waspada dan mengendalikan kesehatan dan keselamatan mereka selama permainan.

    Metode belajar sambil bermain dapat Anda lakukan dengan mencoba menggabungkan pembelajaran praktis dan melibatkan pengalaman. Sertakan kegiatan yang membantu anak menempatkan pengalamannya dalam perspektif dengan dunia nyata, membuat hubungan antar konsep, dan membangun pengetahuan sebelumnya.

    Perkenalkan aktivitas penuh perasaan seperti meditasi atau aktivitas kelompok lainnya yang memungkinkan anak-anak terhubung dengan diri mereka sendiri atau dengan orang lain. Tak lupa, sertakan pola berulang dalam permainan, hal ini berfungsi untuk meningkatkan konsep dan membantu dalam perolehan keterampilan baru.

    Baca juga: Belajar di Rumah, Kondisi Psikologis Anak Dipengaruhi 3 Hal Ini

    SITI HAJAR SUWARDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.