Waspada 5 Faktor Penyebab Kenaikan Berat Badan Secara Tiba-Tiba

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi berat badan. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu upaya untuk memiliki berat badan yang ideal ialah membatasi jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Namun, tidak sedikit orang yang sudah melakukan diet tidak merasakan perubahan dan berat badan justru semakin bertambah. 

Kondisi berat badan yang naik tiba-tiba bisa saja terjadi karena beberapa faktor. Seperti yang dilansir dalam laman YourTango berikut beberapa penyebab yang membuat berat badan Anda naik dengan cepat dan secara tidak terduga menurut beberapa ahli.

Penyebab berat badan bertambah tiba-tiba

1. Stres

Jacqueline Pirtle , pelatih kebahagiaan dan penulis "365 Days of Happiness," mengatakan bahwa stres dapat menyebabkan hubungan yang tidak sehat dengan makanan. Ketika Anda stres, maka otomatis Anda akan mencari sesuatu untuk bisa menenangkan perasaan Anda. Kecenderungannya Anda menenangkan diri dengan makan manis yang berkonstribusi pada tambahan lemak.

2. Kurang Tidur
"Orang yang tidur enam jam atau kurang rata-rata mengonsumsi 300 lebih kalori tambahan per hari," kata Chris Brantner, pelatih ilmu tidur bersertifikat di Amerika Serikat. "Hal ini sebagian besar disebabkan oleh fakta bahwa kurang tidur menyebabkan peningkatan kadar Ghrelin , hormon rasa lapar, dan penurunan kadar leptin, hormon yang membantu Anda merasa kenyang."

3. Kurang Minum Air Putih
Memasukkan lebih banyak air ke dalam gaya hidup Anda adalah hal terbaik yang dapat Anda lakukan dan membuat tubuh Anda bersih untuk beraktivitas setiap hari. Tubuh yang cukup air akan lebih fresh dan bisa berolahraga dengan baik. Ketika tubuh kurang air maka akan lemah dan pencernaan pun akan terganggu.

4. Kurang Makan Protein
Memiliki diet rendah protein dapat menyebabkan tingkat energi yang rendah dan mungkin juga merupakan tanda penambahan berat badan. Protein sangat luar biasa bagi tubuh karena lebih mengenyangkan daripada karbohidrat atau lemak.

5. Pengemulsi
Hampir sebagian dari makanan Anda dipenuhi oleh pengemulsi. Seperti tambahan mayones pada sandwich, cokelat pada roti atau kue, sosis yang dijadikan toping nasi goreng atau bahkan es krim sebagai penutup makanan.

Dalam satu penelitian, yang dilakukan pada tikus, hasilnya menemukan bahwa pengemulsi mengubah bakteri usus, menyebabkan peradangan. Tikus yang diberi makan air yang mengandung pengemulsi menjadi gemuk dan mengembangkan sindrom metabolik, sekelompok faktor risiko yang meningkatkan risiko penyakit jantung.

Baca juga: Daftar Olahraga dalam Seminggu untuk Menurunkan Berat Badan

SITI HAJAR SUWARDI | YOUR TANGO






5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

5 menit lalu

5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

Banyak wanita dengan PCOS berjuang untuk menurunkan berat badan karena kondisi resistensi insulin


4 Efek Samping Suplemen Diet bagi Kesehatan

10 jam lalu

4 Efek Samping Suplemen Diet bagi Kesehatan

Suplemen diet memiliki efek samping bagi kesehatan, salah satunya adalah dapat menimbulkan kerusakan organ


Cara Cegah Obesitas: Banyak Konsumsi Buah, Sayur, dan Makanan Bebas Lemak

13 jam lalu

Cara Cegah Obesitas: Banyak Konsumsi Buah, Sayur, dan Makanan Bebas Lemak

Penyakit obesitas bisa dihindari dengan melakukan pola hidup sehat mulai dari menjaga pola makan, aktivitas, hingga tidur yang cukup.


Beda dan Manfaat Susu Kedelai dan Susu Sapi

22 jam lalu

Beda dan Manfaat Susu Kedelai dan Susu Sapi

Tak semua orang mau minum susu sapi dengan berbagai alasan. Susu kedelai bisa menjadi pilihan. Apa kelebihan dan kekurangannya.


5 Hobi Penghilang Stres untuk Mahasiswa Sibuk

22 jam lalu

5 Hobi Penghilang Stres untuk Mahasiswa Sibuk

Beberapa hobi berikut dapat dilakukan unuk menghilangkan stres dan tidak menyita banyak waktu untuk dicoba mahasiswa di semester yang sibuk ini.


Kourtney Kardashian Masih Tidur Bersama Putrinya yang Berusia 10 Tahun

23 jam lalu

Kourtney Kardashian Masih Tidur Bersama Putrinya yang Berusia 10 Tahun

Kourtney Kardashian menikah dengan Travis Barker tetapi tinggal di rumah terpisah demi kenyamanan anak-anak mereka.


Menurunkan Berat Badan dengan Kopi, Efektifkah?

23 jam lalu

Menurunkan Berat Badan dengan Kopi, Efektifkah?

Kopi mungkin berperan dalam meningkatkan metabolisme dan mengurangi nafsu makan. Tapi minum kopi ternyata belum tentu membantu menurunkan berat badan.


Hindari 8 Aktivitas Ini Setelah Makan

1 hari lalu

Hindari 8 Aktivitas Ini Setelah Makan

Hal yang perlu dilakukan setelah makan adalah tetap bergerak, tetapi tidak melakukan gerakan intens atau berlebihan.


Minum Kopi Bikin Nafsu Makan Berkurang, tapi Belum Tentu Efektif Turunkan Berat Badan

1 hari lalu

Minum Kopi Bikin Nafsu Makan Berkurang, tapi Belum Tentu Efektif Turunkan Berat Badan

Penelitian menunjukkan kafein dalam kopi dapat mengurangi nafsu makan sehingga berpotensi membuat seseorang makan lebih sedikit kalori.


Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

1 hari lalu

Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

Karbohidrat dan protein adalah nutrisi yang diperlukan untuk pemulihan pasca-olahraga.