Tips Memulai Diet Plant-Based untuk Pemula

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makanan sehat. (Canva)

    Ilustrasi makanan sehat. (Canva)

    TEMPO.CO, Jakarta - Diet plant-based kini semakin populer. Manfaat pola makan nabati yang potensial ini mencakup hal-hal besar untuk kesehatan Anda dan lingkungan. Hampir sepertiga orang Amerika mengatakan mereka secara aktif berusaha mengurangi konsumsi daging dan susu, menurut Plant Based Foods Association.

    "Ada banyak ilmu pengetahuan yang muncul, serta penelitian lama, yang telah menunjukkan manfaat kesehatan dari diet plant-basesd," kata ahli gizi Keri Gans, seperti dilansir dari laman Shape. "Juga, dengan kekhawatiran tentang perubahan iklim dan keberlanjutan, pola makan nabati telah mendapatkan lebih banyak momentum."

    Perlu dicatat bahwa, meskipun daftar manfaat pola makan nabati sangat panjang, mengikuti pola makan vegetarian atau vegan tidak secara otomatis berarti Anda makan dengan sehat. "Apakah Anda makan pola makan nabati dengan tanaman dan jumlah hewan yang lebih sedikit atau memutuskan untuk menjadi vegan, makan lebih banyak tumbuhan dalam makanan Anda memiliki banyak manfaat," kata ahli diet Myrdal Miller.

    Untuk menilai manfaat pola makan nabati dan memasukkan lebih banyak makanan bebas hewani ke piring Anda, jangan terlalu memikirkannya. "Sertakan saja lebih banyak tanaman dalam makanan Anda," kata Gans. "Dan pilih variasi."

    Berikut ini contoh pola makan diet plant-based:

    - Sarapan mungkin berupa oatmeal dengan irisan pisang atau buah beri dan mentega kacang, atau telur rebus di atas roti gandum dengan alpukat dan tomat.
    - Makan siang bisa berupa salad yang dicampur dengan buncis, quinoa, dan sayuran panggang, atau sandwich yang dibuat dengan roti gandum dan ayam panggang, hummus, dan sayuran hijau, dengan buah untuk pencuci mulut.
    - Makan malam bisa berarti menyiapkan tumis sayuran dengan tahu ; berikutnya, membuat filet mignon kecil atau salmon panggang dengan bayam tumis dan kentang panggang.

    Dalam diet plant-based, Anda bahkan bisa mendapatkan semua protein yang Anda butuhkan dari sumber seperti kacang-kacangan dan polong-polongan, biji-bijian seperti quinoa dan beras merah, menurut penelitian. Hanya bertujuan untuk jumlah yang tepat: Wanita aktif membutuhkan 0,55 hingga 0,91 gram protein per berat badan setiap hari, menurut American College of Sports Medicine. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang kaya protein setelah berolahraga untuk membangun dan memperbaiki otot, kata Gans.

    Baca juga: 5 Manfaat Diet Plant-Based, Turunkan Risiko Penyakit Jantung hingga Kanker


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.