Pensiun jadi Model, Halima Aden: Jilbab Saya Terus Menyusut di Setiap Pemotretan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model Halima Aden menampilkan koleksi Tommy Hilfiger x Zendaya di Paris Fashion Week. Instagram/@halima

    Model Halima Aden menampilkan koleksi Tommy Hilfiger x Zendaya di Paris Fashion Week. Instagram/@halima

    TEMPO.CO, Jakarta - Halima Aden memutuskan pensiun menjadi model pada November 2020. Menurut dia, keputusan ini dibuat karena lama-kelamaan jadi model tak lagi sesuai dengan citranya. 

    Dalam wawancara dengan BBC belum lama ini, Halima berbicara dengan desainer Tommy Hilfiger. Perempuan 23 tahun itu mengatakan sudah mulai merasakan ada masalah dengan profesinya sejak dua tahun terakhir. 

    “Dua tahun terakhir, saya memercayai tim di lokasi syuting untuk menata  jilbab saya dan saat itulah saya mengalami masalah,” katanya, seperti dikutip Indian Express, Kamis, 22 Juli 2021. 

    Dia mengatakan ada beberapa kondisi yang membuat dia merasa tidak menjadi dirinya sendiri. "Seperti jeans yang dikenakan di kepalaku menggantikan syal biasa. Cara mereka menatanya sangat jauh dari citra saya sendiri. Jilbab saya terus menyusut dan semakin kecil di setiap pemotretan," kata dia. 

    Halima pernah menjadi model iklan merek denim American Eagle, di mana dia memakai celana jeans untuk menutupi kepalanya. Dia merasa agak aneh dengan iklan itu karena dia bahkan tak pernah memakai jeans sebagai bawahan. 

    Untuk ini, Hilfiger setuju, menyatakan itu adalah cacat dalam industri fashion, dan mendorong model muda untuk merasa bangga karena berpegang teguh pada keyakinannya. “Memalukan menjadi bagian dari bisnis yang memiliki ide-ide kuno yang keterlaluan,” katanya dalam video.

    Model Somalia-Amerika tersebut juga menegaskan kembali bahwa orang-orang di industri fashion sangat eksploitatif dan keragaman itu sering direduksi menjadi tokenisme.

    “Perlu ada keragaman dalam kru rias, penata rambut, stylist. Ini bukan hanya tentang memiliki catwalk yang beragam. Ini juga tentang orang-orang di balik layar,” tambah Aden, yang juga model hijab pertama yang tampil di sampul majalah Vogue.

    Dia menjadi model berhijab pertama di runway pekan mode Milan dan New York. Dia juga model pertama yang mengenakan jilbab dan burkini dalam edisi pakaian renang Sports Illustrated.

    Berbicara kepada BBC tahun lalu, dia mengatakan memutuskan berhenti jadi model karena merasa makin jauh dari dirinya sendiri. “Saya akhirnya hanyut dan masuk ke area abu-abu yang membingungkan karena membiarkan tim mengatur gaya hijab saya,” kata Halima Aden saat itu.

    Baca juga: Halima Aden Berhenti dari Industri Fashion Demi Hijabnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.