Jaga Kesehatan Mata saat Kelamaan Kerja di Depan Layar, Ini 6 Saran dari Dokter

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita bekerja dari rumah. Freepik.com/Jcomp

    Ilustrasi wanita bekerja dari rumah. Freepik.com/Jcomp

    TEMPO.CO, Jakarta - Terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar atau screen time tidak baik untuk kesehatan mata, tetapi terkadang itu tidak dapat dihindari. Sebuah survei terhadap 2.000 pekerja oleh Acuvue menemukan bahwa orang yang bekerja di kantor menghabiskan hampir 6,5 jam di depan komputer setiap hari. Itu sekitar 1.700 jam setahun.

    Menatap perangkat digital mengeringkan mata karena menurunkan tingkat kedipan hingga sepertiga hingga setengahnya, menurut American Academy of Ophthalmology (AAO). Dampaknya sering berupa serangkaian gejala sementara yang dikenal sebagai ketegangan mata. Gejala yang paling umum termasuk penglihatan kabur, sakit kepala dan mata kering, tetapi ini dapat bervariasipada setiap orang, kata Abdhish R. Bhavsar, juru bicara klinis untuk AAO.

    "Ketegangan mata dapat terjadi pada satu mata lebih sering daripada yang lain, atau bisa juga asimetris," tambah Bhavsar, seperti dilansir dari Livestrong. 

    Kabar baiknya, gangguan mata akibat kelamaan di depan layar biasanya tidak permanen. Bhavsar juga membagikan enam tips menjaga kesehatan mata ketika harus lama di depan layar. 

    ADVERTISEMENT

    1. Jaga jarak dengan layar 

    Percaya atau tidak, mata harus bekerja lebih keras untuk melihat hal-hal yang dekat, menurut AAO. Dengan kata lain, menciptakan jarak antara Anda dan layar gawai dapat meredakan ketegangan.

    "Duduklah 18 hingga 25 inci dari layar komputer, kira-kira sepanjang lengan, dan posisikan layar sehingga mata sedikit menatap ke bawah," kata Bhavsar.

    2. Ikuti aturan 20-20-20

    Manusia biasanya berkedip sekitar 15 kali dalam satu menit, tetapi jumlah ini turun menjadi lima kedipan per menit saat kita menggunakan komputer dan perangkat digital lainnya, kata Bhavsar.

    "Beristirahat setiap 20 menit untuk melihat objek setidaknya 20 kaki selama setidaknya 20 detik ('aturan 20-20-20') akan membantu Anda mengingat untuk berkedip dan menjaga mata tetap lembap," jelasnya.

    3. Kurangi terang layar 

    Layar yang terlalu terang bikin silau. Itu bukan sekadar mengganggu, tapi juga dapat memperburuk dan meningkatkan ketegangan mata.

    Untuk menghilangkan silau, gunakan filter layar matte, saran AAO.

    4. Gunakan pelembap

    Jika mata terasa lebih kering secara drastis saat bekerja di depan layar di kantor, itu mungkin karena banyak gedung perkantoran memiliki sistem kontrol kelembapan (dan pemanas kuat) yang meminimalkan kelembapan di udara, menurut AAO.

    Solusinya, gunakan pelembap udara untuk menambah kelembapan dan mengurangi mata kering, kata havsar.

    5. Sesuaikan kecerahan dan kontras

    "Jika layar Anda bersinar lebih terang dari lingkungan sekitar, mata mungkin terasa lebih tegang," kata Bhavsar. Mengganti pengaturan monitor dapat membantu menghilangkan ketegangan itu.

    Cukup sesuaikan kecerahan layar agar sesuai dengan tingkat cahaya di sekitar dan tingkatkan kontras untuk tampilan yang lebih nyaman, katanya.

    6. Gunakan air mata buatan 

    Bhavsar merekomendasikan menggunakan air mata buatan untuk menjaga mata tetap lembap dan meringankan ketidaknyamanan mata kering yang terkait dengan ketegangan mata. Meskipun ada banyak pilihan yang dijual bebas, perlu diingat bahwa beberapa merek mengandung pengawet, yang dapat menyebabkan iritasi pada orang-orang tertentu. Jadi, periksa labelnya. 

    Baca juga: Aturan 20-20-20 untuk Cegah Ketegangan Mata Usai Menatap Layar Seharian


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.