5 Makanan yang Harus Dihindari Pelaku Diet Rendah FODMAP

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi buah pir. pixabay/piro4D

    Ilustrasi buah pir. pixabay/piro4D

    TEMPO.CO, Jakarta - FODMAP adalah kategori makanan dengan karbohidrat rantai pendek yang sulit dicerna oleh banyak orang. FODMAP mencakup oligosakarida, disakarida, monosakarida, dan poliol yang dapat difermentasi - semuanya menarik kelebihan air ke usus kecil Anda dan kemudian pindah ke usus besar Anda, di mana mereka difermentasi oleh bakteri yang dapat menyebabkan gejala mirip sindrom iritasi usus.

    Jika Anda berurusan dengan sindrom iritasi usus atau pertumbuhan berlebih bakteri usus kecil, Anda mungkin pernah mendengar tentang FODMAP dan mungkin sudah mencoba diet rendah FODMAP yang menghindari diet utama. Namun menurut spesialis terapi nutrisi medis Carol Ireton-Jones, ada beberapa jenis makanan FODMAP licik yang juga ingin Anda waspadai.

    1. Tepung kelapa

    Seperti yang dijelaskan Ireton-Jones pada episode terbaru podcast mindbodygreen, diketahui bahwa hal-hal seperti gandum, gandum hitam, dan jelai tidak ramah FODMAP karena oligosakarida. "Tapi tepung kelapa bisa menjadi bagian dari itu," ujarnya. . Meskipun bebas gluten, ia mengandung sorbitol dan gula lain yang dapat mengagregasi pencernaan.

    ADVERTISEMENT

    2. Kacang polong

    Sayangnya untuk orang-orang nabati di luar sana yang mencoba mengikuti diet rendah FODMAP, kacang polong, seperti kacang-kacangan, juga masuk dalam kategori ini, menurut Ireton-Jones. Mereka adalah sumber protein nabati yang hebat, tetapi dia mencatat bahwa mereka juga mengandung oligosakarida yang dapat membuat mereka sulit dicerna.

    3. Jamur tertentu

    Beberapa, tetapi tidak semua, jamur perlu dihindari atau dimakan dalam jumlah kecil dengan diet rendah FODMAP karena jumlah manitol yang tinggi, sejenis gula alkohol. Beberapa pelanggar terbesar adalah jamur portobello, shiitake, kancing, coklat, dan enoki.

    4. Persik

    Sayang sekali, tapi ya, buah persik memiliki masalah alkohol gula yang sama dengan FODMAP. Seperti yang dijelaskan Ireton-Jones mengenai gula alkohol, "Saya selalu berpikir, oh, itu adalah gula tambahan, seperti xylitol dan sorbitol," tetapi mereka tidak selalu ditambahkan dan secara alami dapat terjadi pada beberapa buah.

    5. Buah pir

    Dan yang tak kalah pentingnya: pir. Sama seperti buah persik, pir bisa sulit dicerna, catat Ireton-Jones. Sangat tinggi fruktosa, dan jika Anda menjalani diet rendah FODMAP, Anda harus menghindarinya atau memakannya dalam jumlah yang sangat kecil sesekali.

    Baca juga: Kourtney Kardashian Ungkap Menu Diet Keto saat Ingin Menurunkan Berat Badan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.