Menurut Studi Kebiasaan Bersyukur Tingkatkan Kepuasan Seksual Pasangan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bercinta. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan bercinta. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Penelitian terus menggali lebih banyak manfaat bersyukur, mulai dari menghilangkan stres, meningkatkan kualitas tidur, hingga seks yang lebih baik di antara pasangan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Social Psychological and Personality Science menemukan bahwa semakin banyak orang mengalami dan menerima rasa syukur dalam hubungan mereka, semakin besar kemungkinan untuk diinvestasikan dalam kesenangan seksual pasangannya — yang mengarah pada kepuasan seksual yang lebih timbal balik secara keseluruhan.

    Sebuah tim peneliti ingin melihat apakah rasa syukur dapat meningkatkan sesuatu yang disebut kekuatan komunal seksual, yang merupakan tingkat di mana seseorang termotivasi untuk memenuhi kebutuhan seksual pasangannya. Orang yang memiliki kekuatan komunal seksual yang tinggi benar-benar peduli dengan kesenangan pasangannya dan memenuhi kebutuhan pasangannya, dan penelitian sebelumnya telah menunjukkan orang dengan kekuatan komunal seksual yang lebih tinggi cenderung memiliki hubungan yang lebih bahagia dan hubungan yang lebih memuaskan secara seksual. Beberapa penelitian bahkan menemukan orang dengan kekuatan komunal seksual yang lebih tinggi cenderung memiliki lebih banyak hasrat seksual secara umum dan lebih mudah terangsang.

    Jadi, bagaimana Anda meningkatkan kualitas kekuatan komunal seksual yang didambakan ini? Teori peneliti: lebih banyak rasa syukur.

    Tim—termasuk psikolog Ashlyn Brady, Levi R. Baker, Amy Muise, dan Emily Impett—menguji teori ini selama tiga studi terpisah. Dalam sebuah penelitian, para peneliti mensurvei 185 orang dalam hubungan tentang kekuatan komunal seksual mereka, pengalaman rasa terima kasih mereka terhadap pasangan mereka, dan ungkapan terima kasih yang mereka terima dari pasangan mereka. Lihatlah, orang-orang yang lebih bersyukur dalam hubungan (baik yang dirasakan maupun diterima) cenderung memiliki kekuatan komunal seksual yang lebih besar.

    ADVERTISEMENT

    Dalam studi lain, mereka memiliki 118 pasangan yang melacak pengalaman syukur ini dan tingkat kekuatan komunal seksual mereka selama tiga bulan. Ketika para peneliti memeriksa secara berkala dengan pasangan, mereka menemukan bahwa mengalami dan menerima rasa terima kasih dikaitkan dengan peningkatan kekuatan komunal seksual dari waktu ke waktu.

    Dalam studi ketiga, mereka ingin melihat apakah rasa syukur akan meningkatkan kekuatan komunal seksual (berlawanan dengan korelasi saja). Jadi mereka meminta 203 orang dalam hubungan untuk menulis jurnal tentang satu dari empat hal: pengalaman baru-baru ini memiliki rasa terima kasih untuk pasangan mereka, pengalaman baru-baru ini menerima rasa terima kasih dari pasangan mereka, pengalaman menyenangkan baru-baru ini yang tidak ada hubungannya dengan pasangan mereka, atau pengalaman netral baru-baru ini terkait dengan pasangannya. Setelah latihan menulis, setiap orang disurvei tentang kekuatan komunal seksual mereka—dan sekali lagi, mereka yang membuat jurnal tentang pengalaman bersyukur (apakah memberi atau menerima) melaporkan kekuatan komunal yang lebih tinggi daripada mereka yang menulis jurnal tentang hal-hal lain.

    Jika rasa syukur membantu meningkatkan kekuatan komunal seksual, dan kekuatan komunal seksual meningkatkan kepuasan seksual kedua pasangan, maka masuk akal untuk menganggap rasa syukur bisa menjadi bahan utama untuk saling memuaskan seks dalam suatu hubungan.

    "Rasa syukur adalah emosi bervalensi positif yang muncul sebagai respons terhadap pengakuan bahwa orang lain telah bermanfaat atau berharga bagi mereka," Brady dan rekan-rekannya menulis dalam makalah tentang temuan mereka, seperti dilansir dari laman Mind Body Green. "Bersyukur berfungsi untuk memotivasi orang untuk mempertahankan hubungan dengan orang lain yang berharga. Studi saat ini memperluas literatur yang berkembang ini ke domain seksual dengan mengungkapkan bahwa rasa terima kasih juga memotivasi orang untuk memenuhi kebutuhan seksual pasangan mereka."

    Pasangan yang berupaya meningkatkan kehidupan seks mereka mungkin mendapat manfaat dari mengadopsi praktik syukur yang teratur, termasuk baik secara individu membuat jurnal tentang mengapa mereka saling berterima kasih dan berbagi penghargaan itu satu sama lain secara terbuka. Sekarang, tentu saja, ini hanya berhasil jika rasa terima kasih ini otentik dan tanpa motif tersembunyi. Dan juga, motivasi kita untuk mendukung kesenangan satu sama lain harus keluar dari antusiasme yang otentik dan bukan tekanan.)

    Ketika kita bersyukur atas hubungan kita, secara alami kita lebih antusias melakukan semua hal yang membuatnya tetap sehat dan kuat—seperti memiliki kehidupan seks yang baik. Lebih memperhatikan kebutuhan seksual pasangan kami dan lebih peduli untuk memenuhinya, dan menemukan diri kita merasa lebih terpenuhi secara seksual dalam prosesnya.

    Baca juga: 6 Hal yang Bikin Berat Badan Sulit Turun, Salah Satunya Kurang Bersyukur


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.