4 Faktor Stres yang Menyebabkan Berat Badan Bertambah

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi obesitas. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Apakah Anda merasa berat badan bertambah meskipun sudah mengikuti gaya hidup yang baik? Apakah Anda merasa pola tidur terganggu dan merasa lelah di pagi hari? Apakah Anda merasa pakaian semakin ketat dan tampak lebih gemuk meskipun mengikuti pola makan yang sehat?

Jika jawaban atas semua pertanyaan di atas adalah ya, sekarang saatnya untuk melihat melampaui rutinitas olahraga baru dan diet mode baru untuk hasil yang baik. Saatnya untuk melihat tingkat stres untuk menjawab mengapa Anda tidak melihat hasil dalam pertumbuhan dan berat badan Anda.

Ada empat perspektif untuk melihat hubungan antara stres dan obesitas dan akar penyebab ketidakseimbangan ini pada seseorang. Berikut adalah penyebab yang dijelaskan secara rinci oleh pelatih kesehatan mikrobioma usus integratif dan ahli gizi fungsional, dan pendiri Body Cocoon, Janvi Chitalia, seperti dilansir dari laman Pinkvilla.

1. Penguncian adrenal

Ketika tubuh mengalami stres kronis dalam jangka waktu yang lama, kelenjar adrenal kehabisan tingkat penyimpanan kortisolnya yang bisa sangat tinggi dan kemudian melakukan backflip yang mengarah ke situasi di mana terjadi kelelahan adrenal. Saat tubuh dalam keadaan stres, ia melepaskan adrenalin (hormon stres), fungsinya untuk memobilisasi energi dalam bentuk glikogen melalui hati dan jaringan otot.

Ketika tidak ada cadangan energi yang tersedia, tubuh mulai melepaskan kelebihan kortisol untuk memulai dan memecah protein dan asam lemak untuk diubah menjadi glukosa menjadi energi. Ini adalah mekanisme bertahan hidup yang adaptif terhadap stres untuk tubuh, yang merupakan respons normal bagi tubuh ketika berada di luar cadangan atau dalam bahaya.

Siklus kenaikan berat badan dimulai dari hari ke hari yang memperebutkan energi untuk mendapatkan fungsi penggunaan lemak dan protein dan sebagai energi melalui pelepasan hormon stres, membuat seseorang benar-benar terjebak dalam lingkaran setan kerusakan kronis dan peradangan dalam tubuh.

2. Matriks tidur dan pemulihan

Juga sering dikaitkan bahwa orang dengan stres dan kekhawatiran kronis cenderung melaporkan masalah dengan tidur karena kelelahan adrenal. Bangun pukul dua atau tiga pagi dan kemudian merasa sulit untuk tidur kembali, menyebabkan kurang tidur terutama di bagian siklus tidur restoratif fisik, mengganggu pemulihan dan perbaikan tubuh dan dengan demikian ketidakmampuan untuk berfungsi normal. Sistem yang terganggu memengaruhi sistem kekebalan, dapat memengaruhi pencernaan, asimilasi, penyerapan nutrisi, dan kemudian metabolisme. Kualitas tidur yang baik penting untuk mengontrol berat badan.

3. Siklus konsumsi garam gula

Ada hubungan antara stres dan dorongan ekstrim untuk beralih ke makanan manis atau asin, karena kebutuhan tubuh akan energi, yang disebabkan oleh kurangnya transportasi energi yang tersedia ke pembangkit tenaga sel-sel yaitu mitokondria. Ketika ini rendah, menyebabkan kebutuhan fisiologis akan garam dan gula dalam tubuh. Penangkal stres termudah dan tercepat adalah gula bersama dengan sedikit garam. Itu juga karena tubuh terus merasa kehabisan glikogen atau natrium karena fenomena ini. Kalori konstan dari gula dan makanan olahan akan menyebabkan penambahan berat badan.

5. Koneksi usus tiroid

Ketika fungsi tiroid terpengaruh, hal itu dapat mengurangi konversi tiroid yang tidak aktif menjadi tiroid aktif dan juga menyebabkan potensi sindrom usus, yang menyebabkan kepekaan terhadap makanan dan penambahan berat badan serta retensi air. Tiroid dan metabolisme telah lama dikaitkan dengan penambahan berat badan.

Baca juga: Melanie Putria Bagi 5 Tips Mengendalikan Berat Badan Usai Lebaran






Perbedaan Gangguan Makan Anoreksia dan Bulimia, Begini Gejala dan Perilakunya

36 menit lalu

Perbedaan Gangguan Makan Anoreksia dan Bulimia, Begini Gejala dan Perilakunya

Anoreksia dan bulimia adalah gangguan makan yang sering disamakan. Perbedaan keduanya dapat dibedakan dari dampak, gejala, dan perilaku penderitanya.


6 Kebiasaan Makan yang Mempercepat Pembakaran Lemak dan Turunkan Berat Badan

42 menit lalu

6 Kebiasaan Makan yang Mempercepat Pembakaran Lemak dan Turunkan Berat Badan

Para ahli nutrisi dan beberapa penelitian klinis mengatakan bahwa kebiasaan tertentu dapat mempercepat pembakaran lemak dan menurunkan berat badan


Atasi Masalah Obesitas dengan Akupunktur

1 hari lalu

Atasi Masalah Obesitas dengan Akupunktur

Akupunktur bisa membantu mengurangi nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang sehingga dianjurkan buat penderita obesitas.


Purin, Senyawa dalam Tubuh yang Menjadi Asam Urat

1 hari lalu

Purin, Senyawa dalam Tubuh yang Menjadi Asam Urat

Purina atau purin adalah senyawa kimia yang ditemukan dalam makanan dan minuman, kemudian dimetabolisasi tubuh diubah menjadi asam urat


Warga Hungaria Tinggal di Yurt demi Tekan Biaya Energi, Apa Itu?

1 hari lalu

Warga Hungaria Tinggal di Yurt demi Tekan Biaya Energi, Apa Itu?

Warga Hungaria ramai-ramai membangun yurt daripada rumah sederhana, yang lebih mahal dan boros energi terutama di musim dingin.


5 Olahraga untuk Wanita Menurunkan Berat Badan

1 hari lalu

5 Olahraga untuk Wanita Menurunkan Berat Badan

Tiga bulan jelang akhir tahun, komitmen olahraga ditambah diet dapat membantu menurunkan berat badan sebelum memasuki tahun baru


Stres Bikin Pasangan Berpikir Negatif Satu Sama Lain Menurut Studi

2 hari lalu

Stres Bikin Pasangan Berpikir Negatif Satu Sama Lain Menurut Studi

Penelitian ini menunjukkan bahwa stres itu sendiri mungkin memengaruhi cara Anda menafsirkan tindakan pasangan Anda


Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

2 hari lalu

Atasi Harga Energi, Jerman Sahkan Paket Kebijakan Rp2,9 Ribu Triliun

Kanselir Jerman Olaf Scholz mengesahkan paket kebijakan sebesar 200 miliar euro atau sekitar Rp2,9 kuadriliun untuk melindungi industri dan rumah tangga dari dampak kenaikan harga energi.


8 Faktor Rentan Seseorang Mengalami Angina

2 hari lalu

8 Faktor Rentan Seseorang Mengalami Angina

Angina merupakan rasa sakit, nyeri dan ketidaknyamanan dada. Ini diakibatkan otot jantung kekurangan pasokan aliran darah dan oksigen.


Berat Badan Turun 45 Kilogram, Jessica Simpson Fokus pada Pola Makan

2 hari lalu

Berat Badan Turun 45 Kilogram, Jessica Simpson Fokus pada Pola Makan

Jessica Simpson menyadari bahwa ada banyak faktor lain yang mempengaruhi penurunan berat badan, tapi dia fokus pada diet.