Makan Cokelat Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan, Asal Tahu Triknya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita makan cokelat. Freepik.com/Kroshka__Nastya

    Ilustrasi wanita makan cokelat. Freepik.com/Kroshka__Nastya

    TEMPO.CO, Jakarta - Penelitian membuktikan bahwa makan cokelat bisa membantu menurunkan berat badan. Namun, ini tidak terjadi serta merta. Ada beberapa cara agar makanan nikmat ini bisa mendorong tujuan diet. 

    Pakar diet dan penulis The Superfood Swap DJ Blatner mengatakan menambahkan cokelat dalam diet dapat mengubah gaya hidup terasa lebih realistis dan menyenangkan sehingga diet bisa dilakukan dalam jangka panjang. 

    Cokelat diketahui dapat meningkatkan mood, menurut penelitian pada Maret 2018 di Planta Medica. Menurut peneliti, manfaatnya berasal dari polifenol yang ada dalam makanan manis ini. 

    "Ketika berada dalam suasana hati yang lebih baik, Anda cenderung melakukan tindakan perawatan diri yang lebih penuh kasih dan sehat seperti olahraga dan membuat makanan bergizi," kata Blatner, seperti dikutip Livestrong. 

    ADVERTISEMENT

    Terlebih lagi, cokelat dapat membantu menurunkan stres, kata sebuah studi pada Oktober 2014 di International Journal of Health Sciences. Saat Anda stres, kadar kortisol (hormon stres) lebih tinggi dan dapat menyebabkan penambahan berat badan.

    "Plus, lebih sedikit stres berarti lebih sedikit stres makan," tambah Blatner.

    Namun, tak berarti makan cokelat pasti bisa menurunkan berat badan. Sebab, banyak orang mengikuti trik yang salah makan cokelat saat diet.

    Untuk menurunkan berat badan makan tidak lebih dari 1 ons cokelat hitam dalam sehari. Temukan cara yang tepat untuk menikmatinya.

    Baca juga: Sebaiknya Hindari Makan Cokelat Sebelum Tidur, Ini Alasannya

    Misalnya, makan cokelat di piring kecil sambil duduk agar lebih menikmatinya, jangan sambil nonton televisi. Lalu, cari makanan atau minuman pendamping yang bisa bikin cokelat hitam terasa lebih nikmat, seperti teh mint atau buah beri segar. 

    Blatner juga mengungkap empat kesalahan yang paling sering ditemui saat makan cokelat. 

    1. Menghindari cokelat

    Orang diet sering kali menghindari makanan kesukaan termasuk cokelat. Padahal, itu justru bisa jadi bumerang yang bikin tujuan penurunan berat badan justru gagal. 

    Menurut ulasan di Current Nutrition Reports, memutus beberapa makanan favorit dapat menyebabkan makan lebih banyak makanan atau makanan yang ingin dihindari.

    Dalam ulasan tersebut, para peneliti menemukan bahwa di berbagai penelitian, ketika orang menghindari kelompok makanan (karbohidrat, coklat, makanan asin), mereka justru mengidam kelompok makanan itu setelah beberapa hari atau seminggu.

    2. Makan kue cokelat

    Jika ingin makan cokelat, makan saja cokelat hitam, bukan dalam bentuk cookies, kue, atau pie. Sebab, makanan itu adalah salah satu sumber gula tambahan terbesar,  menurut American Heart Association. Dan terlalu banyak gula tambahan dalam makanan  dapat menyebabkan penambahan berat badan dan meningkatkan risiko obesitas. 

    3. Memilih cokelat susu dibandingkan dengan cokelat hitam 

    "Cokelat hitam biasanya memiliki lebih sedikit gula dan flavonoid yang lebih bermanfaat daripada cokelat susu," kata Blatner.

    Flavonoid adalah antioksidan anti-inflamasi yang dapat membantu mengatasi stres. Dan lebih sedikit gula lebih baik untuk menurunkan berat badan, seperti yang kami sebutkan di atas.

    Selain itu, Blatner mengatakan bahwa peneliti dari Universitas Kopenhagen menemukan cokelat hitam lebih mengenyangkan daripada cokelat susu. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.