Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

4 Tips Supaya Tetap Sehat dan Berenergi Selama Puasa Ramadan

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Ilustrasi wanita. Freepik.com/Master305
Ilustrasi wanita. Freepik.com/Master305
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bulan suci Ramadan adalah bulan spesial dalam setahun bagi umat Islam di seluruh dunia. Ini adalah saat ketika Muslim terhubung lebih dalam dengan agama mereka, merefleksikan diri mereka sendiri, dan memberi kembali kepada komunitas mereka. Ada berbagai jenis Muslim dan tradisi berbeda di dalam agama. Namun saat Ramadan, puasa adalah ritual yang dimiliki oleh hampir semua orang. 

Puasa selama Ramadan melibatkan tidak makan atau minum air antara matahari terbit dan terbenam selama sebulan penuh. Ramadan memberikan pahala pertumbuhan diri dan kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang agama kita dan diri kita sendiri. Penghargaan spiritual ini membutuhkan kerja keras dan dedikasi untuk berdoa, komitmen untuk amal, dan kemauan saat berpuasa.

Muslim mengikuti kalender berdasarkan gerakan bulan. Setiap tahun, Ramadan jatuh 15 hari lebih awal dari hari sebelumnya. Tergantung di mana Anda tinggal di dunia, hari-harinya mungkin pendek atau panjang. Ramadan dimulai dengan energi optimis, dan praktisi dapat menetapkan banyak tujuan spiritual. Namun, itu bisa mudah goyah ketika Anda mencoba untuk menjaga kesehatan Anda sambil berpuasa dan menyeimbangkan tanggung jawab rutin Anda sehari-hari.

Berikut beberapa tip dan trik praktis untuk mendukung puasa yang aman dan sukses selama Ramadan

1. Jangan melewatkan makan sahur

Hanya ada dua kesempatan untuk makan selama Ramadan: di pagi hari sebelum matahari terbit (sahur) dan setelah matahari terbenam di malam hari (buka puasa). Sahur dapat dengan mudah dilewati, karena sulit untuk memiliki nafsu makan di pagi hari.

Namun, Nazima Qureshi, RD, MPH dan penulis The Healthy Ramadan Guide, menjelaskan bahwa sangat penting bagi Anda untuk tidak melewatkan sahur. Pilihan makanan yang Anda buat akan memengaruhi energi Anda sepanjang hari. “Sering kali orang beralih ke karbohidrat sederhana untuk makan pagi,” kata Qureshi seperti dilansir dari laman Healthline. "Tapi karbohidrat sederhana tidak akan memberikan energi jangka panjang."

Sebagai gantinya, dia merekomendasikan makan biji-bijian yang dipadukan dengan lemak dan protein sehat serta buah-buahan dan sayuran. Ini termasuk hidangan seperti: oatmeal gurih, pancake dan overnight oat strawberry-coklat

2. Hidrasi

Air minum sangat penting dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Tidak minum cukup air dapat menyebabkan suasana hati yang buruk dan meningkatkan kelelahan. Ini dapat memengaruhi tingkat energi dan memori. Menjaga asupan air juga dapat membantu mengelola kondisi kesehatan kronis dan berperan dalam mencegah dan mengobati sakit kepala, migrain, batu ginjal, dan sembelit, serta menjaga tekanan darah.

Ada juga beberapa bukti bahwa tetap terhidrasi dapat menurunkan nafsu makan. Ini sangat berguna ketika Anda tidak bisa makan sepanjang hari! Tapi bagaimana Anda tetap terhidrasi saat Anda tidak bisa minum air antara matahari terbit dan terbenam?

Gunakan waktu sebelum sahur dan setelah buka puasa sebagai kesempatan untuk menghidrasi kembali dan memenuhi asupan air yang disarankan. Memperhatikan makanan yang Anda makan juga dapat membantu. Meskipun makanan manis selama Ramadan bisa sangat menggoda, cobalah untuk memilih makanan dengan kandungan air yang tinggi.

Qureshi merekomendasikan untuk memasukkan buah dan sayuran berisi air ke dalam makan malam Anda, seperti: stroberi, semangka, blewah, mentimun, timun Jepang, paprika dan tomat.  Jika Ramadan jatuh saat musim panas, berpakaianlah sejuk dan cobalah untuk menghindari sinar matahari langsung.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

3. Perhatikan porsinya

Makanan tradisional sangat penting bagi umat Islam, terutama saat Ramadan. Meskipun buka puasa adalah perayaan, makan makanan tradisional setiap malam mungkin bukan ide terbaik. Setelah seharian tidak makan dan merasa lapar, makan berlebihan juga biasa terjadi. Ini dapat menyebabkan kelelahan pagi hari dan penambahan berat badan selama sebulan.

Qureshi menganjurkan berbuka puasa dengan makan kurma, buah, dan minum air. Pada titik ini, dia merekomendasikan untuk berhenti sejenak dan menyelesaikan doa malam sebelum menyelam ke dalam makanan apa pun. “Gula alami dari buah akan memungkinkan tubuh Anda mencatat bahwa Anda telah makan. Anda tidak akan merasa kelaparan, dan Anda cenderung tidak makan berlebihan," Qureshi menjelaskan.

Untuk makan malam, Qureshi merekomendasikan untuk menggunakan piring Anda sebagai panduan. Cobalah untuk mendistribusikan makanan Anda sebagai berikut:

Sayuran atau salad: Setengah piring.
Karbohidrat: Seperempat piring. Jika Anda memilih untuk makan karbohidrat olahan, berhati-hatilah untuk menjaganya seminimal mungkin.
Protein: Seperempat piring.

4. Pahami kesehatan Anda

Memiliki kondisi medis yang kronis bukan berarti Anda tidak bisa berpuasa. Ini berarti bahwa penting untuk membuat rencana ke depan dan membuat penyesuaian yang diperlukan.

Wasem Alsabbagh, BScPharm, PhD, seorang apoteker klinis berlisensi dan asisten profesor di University of Waterloo, menjelaskan bahwa sebagian besar pengobatan dapat dan harus dilanjutkan saat puasa. Namun, waktu yang Anda konsumsi harus disesuaikan dengan jadwal puasa saat makan malam dan makan pagi. “Jika puasa memperburuk kondisi medis, bahkan setelah mengubah jadwal pengobatan, pasien sebaiknya tidak berpuasa,” kata Alsabaggh.

Ini termasuk penyakit kritis seperti yang membutuhkan rawat inap, diabetes yang membutuhkan pasokan makanan dan minuman yang konsisten untuk mengelola gula darah, dan kanker tertentu. Orang dengan kondisi medis umum seperti diabetes dan hipertensi tetap bisa berpuasa selama kondisinya stabil dan terkontrol. Namun, mereka perlu memantau gula darah dan tekanan darah dengan cermat, memastikan hidrasi yang memadai, dan menyesuaikan waktu pengobatan mereka.

Di atas segalanya, Alsabaggh mendorong hubungan terbuka dan komunikatif dengan profesional perawatan kesehatan Anda untuk memastikan bahwa aman bagi Anda untuk berpuasa. Anda juga harus mendiskusikan penyesuaian obat.

Baca juga: Pilihan Makanan Sahur yang Membuat Anda Bugar Sepanjang Hari

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Food Ingredients Asia Siap Hadir, Pameran Bahan Baku Makanan dan Minuman Terbesar di Indonesia

4 jam lalu

Pameran dan pertemuan terbesar Food Ingredients Asia di Jakarta International Expo (JiExpo), Jakarta, Rabu 15 Oktober 2014. Food Ingredients Asia tumbuh 25% per tahun dan bertekad untuk mempertahankan posisi eksklusifnya sebagai rute yang terpenting bagi pasar bahan makanan Asia Tenggara. TEMPO/Tony Hartawan
Food Ingredients Asia Siap Hadir, Pameran Bahan Baku Makanan dan Minuman Terbesar di Indonesia

Pameran bahan baku makanan dan minuman terbesar di Indonesia, Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2024 akan hadir pada 4-6 September 2024.


Apa Saja Makanan yang Dapat Meningkatkan Daya Ingat?

9 jam lalu

Ilustrasi otak. medicalnews.com
Apa Saja Makanan yang Dapat Meningkatkan Daya Ingat?

Berikut beberapa daftar makanan yang dapat meningkatkan daya ingat.


Hati-hati, Ini Daftar Makanan yang Dapat Menurunkan Daya Ingat

17 jam lalu

Ilustrasi otak. medicalnews.com
Hati-hati, Ini Daftar Makanan yang Dapat Menurunkan Daya Ingat

Beberapa jenis makanan ini dapat berdampak buruk pada daya ingat dan kesehatan otak secara keseluruhan.


Waspada Dampak Buruk Picky Eater, Tumbuh Kembang Anak Bisa Terganggu

5 hari lalu

ilustrasi anak makan (pixabay.com)
Waspada Dampak Buruk Picky Eater, Tumbuh Kembang Anak Bisa Terganggu

Anak picky eater atau sikap memilih-milih makanan dapat memberikan sejumlah dampak buruk pada tumbuh kembangnya.


Penyebab Anak Picky Eater Menurut Ahli Gizi

5 hari lalu

Ilustrasi anak makan. Pixabay.com/EdMontez
Penyebab Anak Picky Eater Menurut Ahli Gizi

Penyakit hingga masalah sensorik dapat menyebabkan anak suka pilih-pilih makanan atau picky eater. Ini kata ahli gizi.


7 Makanan dan Minuman yang Bisa Tingkatkan Massa Otot

5 hari lalu

Ilustrasi telur sebagai sumber protein yang meningkatkan massa otot (pixabay.com)
7 Makanan dan Minuman yang Bisa Tingkatkan Massa Otot

Berikut adalah beberapa makanan dan minuman yang dikenal efektif dalam membantu menambah massa otot.


Ada Pizza hingga Sandwich, Inilah 5 Makanan yang Mengandung Garam Tinggi

7 hari lalu

Ilustrasi pizza. Sumber: Unsplash/asiaone.com
Ada Pizza hingga Sandwich, Inilah 5 Makanan yang Mengandung Garam Tinggi

Berikut daftar makanan yang mengandung garam dengan jumlah tinggi yang perlu diwaspadi.


Begini Cara Mengurangi Garam yang Berlebihan dalam Tubuh

7 hari lalu

Ilustrasi garam. Shutterstock
Begini Cara Mengurangi Garam yang Berlebihan dalam Tubuh

Jika mengalami tanda-tanda garam berlebihan dalam tubuh, terapkan cara berikut ini untuk menguranginya.


Pentingnya Literasi Pengawasan Obat dan Makanan pada Masyarakat

8 hari lalu

Ilustrasi obat ilegal. Pixabay
Pentingnya Literasi Pengawasan Obat dan Makanan pada Masyarakat

Masyarakat diminta paham terhadap produk obat dan makanan dengan memperhatikan legalitas keamanan, mutu, khasiat, gizi dan manfaatnya.


5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

9 hari lalu

Wisatawan mancanegara saat mengunjungi Ubud Food Festival di Taman Kuliner Ubud, Gianyar, Bali, Kamis, 30 Mei 2024 (ANTARA)
5 Tips Menghindari Bali Belly: Panduan Sehat Berwisata di Bali

Bali Belly sebetulnya adalah penyait biasa yang dapat dicegah dan mudah disembuhkan.