Raline Shah tentang Perempuan Independen, Harus Kerja dan Tak Perlu Melajang

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raline Shah, Co founder Kisaku. Foto: Dok. Kisaku

    Raline Shah, Co founder Kisaku. Foto: Dok. Kisaku

    TEMPO.CO, JakartaRaline Shah dikenal sebagai sosok perempuan independen. Selain model dan aktris, perempuan 36 tahun ini juga seorang pebisnis sukses. Dia pernah ditunjuk sebagai komisaris independen Air Asia Indonesia, membuka bisnis kopi Kisaku bersama sahabat dan adiknya, juga sebuah studio pilates.

    Perempuan lulusan Bachelor of Arts di bidang Political Science and New Media and Communications dari National University of Singapore (NUS) itu mengaku tak ingin bergantung pada siapa pun. Bahkan pasangannya kelak. 

    Dalam sebuah unggahan di Instagram Story, aktris 5 cm itu membagikan tips untuk menjadi perempuan independen. Menurut dia, hal pertama yang harus dilakukan adalah menanamkan pola pikir atau mindset 

    “Kita harus menumbuhkan mindset bahwa perempuan itu kalau mampu kerja, harus. Kita tidak bisa berasumsi ada yang akan menjaga kita secara finansial, emosional dll,” kata dia, Minggu, 11 April 2021.

    ADVERTISEMENT

    Bergantung pada orang lain, bahkan pada pasangan, menurut dia akan lebih riskan. "Dan sering kali saya lihat dengan status sosial apa pun, mengecewakan," kata dia. 

    Dalam unggahan lainnya, dia mengatakan bahwa sudah banyak perempuan Indonesia yang membuktikan kemampuannya berada di posisi penting dan mengembangkan diri. Ini artinya kesempatan yang sama juga ada untuk para perempuan lainnya. Yang harus dilakukan adalah meningkatkan pola pikir dan mengoptimalkan diri sendiri. Jika tidak, kesempatan yang ada akan terbuang sia-sia.

    Baca juga: Pesan Raline Shah di Ulang Tahun Ke-36, Jangan Lupa Bahagia Jadi Diri Sendiri

    Apalagi, laki-laki dari generasi ini secara umum dibesarkan di antara para perempuan mandiri. Lingkungan ini akan membuat mereka bisa hidup setara dengan perempuan.

    Raline juga mengatakan independen bukan berarti perempuan harus hidup melajang atau memandang para laki-laki lebih rendah.

    “Kamu hanya punya pilihan. Senang rasanya ketika seorang pria dengan tulus mencintaimu untuk kepentingan terbaikmu. Biasanya orang-orang ini mendukung pilihanmu untuk mandiri atau sebaliknya jika kamu memilih untuk lebih bergantung. Menurut saya, kemerdekaan yang berlebihan juga tidak berguna,” kata Raline Shah.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...