Stella McCartney Rilis Koleksi Pakaian Kulit Alternatif dari Bahan Jamur

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koleksi pakaian kulit Stella McCartney yang terbuat dari jamur (dok, Stella McCartney)

    Koleksi pakaian kulit Stella McCartney yang terbuat dari jamur (dok, Stella McCartney)

    TEMPO.CO, Jakarta - Desainer asal Inggris, Stella McCartney, adalah seorang vegan yang tak pernah menggunakan kulit atau bulu binatang pada koleksinya. Alasannya adalah karena dia pecinta binatang. Dia juga punya alasan lain untuk tak menggunakannya, yaitu banyaknya limbah dan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan pemrosesan kulit. 

    Kini dia punya alternatif yang lebih ramah lingkungan untuk menciptakan bahan serupa kulit, yaitu jamur. Bahan itu dikembangkan bekerja sama dengan Bold Threads, inovasi nabati Mylo, yang tumbuh dari miselium, bagian vegetatif dari jamur. 

    Dia sudah meluncurkan dua pakaian yang terbuat dari kulit alternatif berbasis jamur pada Rabu, 17 Maret 2021. 

    "Potongan langka dan eksklusif ini mewujudkan komitmen bersama kami dengan Bolt Threads untuk berinovasi dalam industri mode yang lebih ramah - industri yang melihat lahirnya bahan yang indah dan mewah sebagai lawan dari kematian sesama makhluk dan planet kita," kata desainer tersebut dalam rilisnya.

    ADVERTISEMENT

    Sebagai model, dia memilih Paris Jackson. Kedua anak selebriti ini, McCartney adalah anak dari Paul McCartney dan Paris Jackson adalah anak Michael Jackson, memiliki minat yang sama terhadap lingkungan.

    Jackson sejak lama vokal tentang kepedualiannya pada kesejahteraan hewan dan lingkungan, bahkan sejak masa kanak-kanak, kata dia kepada Teen Vogue pada 2017. 

    Penyanyi berusia 22 tahun itu terpana dengan atasan bustier hitam dan celana yang terbuat dari Mylo. 

    Baca juga: Taylor Swift Pilih Stella McCartney untuk Evermore, Karya untuk Teman

    McCartney pertama kali mulai bekerja dengan Bolt Threads pada 2017, saat dia menggunakan Mylo untuk membuat prototipe tas tangan merek Falabella. Pada 2018, tas ini ditampilkan dalam pameran Fashioned from Nature di Museum Victoria & Albert.

    Dia menjadi merek pertama di dunia yang membuat pakaian yang terbuat dari Mylo. "Dan saya tidak sabar untuk menawarkan inovasi ini secara komersial di beberapa titik dalam waktu dekat," kata dia. 

    Stella McCartney mengatakan bahwa koleksi pra-musim gugur 2021-nya adalah koleksi paling berkelanjutan, dengan 80 persen pakaian, alas kaki, dan aksesori terbuat dari bahan dan manufaktur yang ramah lingkungan.

    PAGESIX | VOGUE


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...