Saran Ahli Jika Tidak Bisa Tidur, Hindari Berbaring di Tempat Tidur

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com

    Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang memiliki satu malam ketika mereka tidak bisa tidur. Bahkan setelah hari yang melelahkan, Anda tidur hanya untuk terbaring selama beberapa jam. Tetapi Rebecca Robbins, PhD, ilmuwan asosiasi di Brigham and Women’s Hospital dan instruktur kedokteran di Harvard Medical School, mengatakan bahwa tetap di tempat tidur saat Anda tidak bisa tidur adalah hal terburuk yang dapat Anda lakukan untuk siklus tidur Anda.

    “Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan banyak dari kita, termasuk saya sendiri, adalah ketika kita mengalami kesulitan tidur, tetap di tempat tidur dan bolak-balik dan berpikir bahwa jika kita hanya tinggal di tempat tidur sedikit lebih lama, kita akan tidur," kata Dr. Robbins seperti dilansir dari laman Well and Good. Tapi sebenarnya Anda melakukan yang sebaliknya. “Kami secara klasik mengkondisikan otak kami untuk memahami bahwa di tempat tidur adalah tempat terjadinya insomnia. Ini bukan tempat di mana kita tertidur, melainkan tempat kita berbaring dan berbalik. "

    Kebanyakan orang tidak langsung tertidur saat kepalanya menyentuh bantal, jadi jangan melompat jika Anda tidak dapat langsung tertidur. Anda akan tahu kapan itu mulai terasa seperti tujuan yang hilang.

    “Orang yang cukup istirahat akan membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk tertidur. Jadi meskipun Anda memiliki sistem tidur yang sangat sehat, sebenarnya butuh sedikit waktu untuk tertidur," kata Dr. Robbins. “Namun jika Anda memiliki latensi tidur yang bermasalah, tepat pada saat Anda menemukan suara itu berbunyi [yang mengatakan]‘ Oh, tidak lagi, jangan lagi. Saya tidak bisa tidur, tidak lagi malam ini, 'pada saat itulah Anda harus bangun dari tempat tidur dan memulai prosesnya dari awal. "

    Dan ya, ini bisa jadi sulit terutama jika Anda benar-benar ingin bersantai dan tertidur. Tapi, Dr. Robbins berkata itu sepadan.

    “Ketika saya masih kecil, saya ingat ibu saya berkata, ‘Kamu harus tetap di tempat tidur. Ini sangat penting. Tetap di tempat tidur. Anda akan tidur. Itu lebih baik daripada tidak sama sekali,'' kata Dr. Robbins. “Tapi jauh lebih baik mengatur ulang otak, dan bangun dari tempat tidur. Cobalah melakukan sesuatu yang tidak masuk akal. Lipat cucian Anda, singkirkan piring Anda, atau baca beberapa halaman buku yang membosankan. Dan saat Anda lelah, kembali dan mulai prosesnya lagi.” Robbins mencatat bahwa yang terbaik adalah menghindari layar (seperti komputer) dan lampu yang kuat, karena hal itu sangat memengaruhi tidur Anda.

    Terkadang, ketidakmampuan untuk tertidur di malam hari terkait dengan perilaku siang hari. Salah satu penyebab utamanya adalah kafein. "Jika Anda di tempat tidur dan tidak bisa tidur karena jantung Anda berdegup kencang, darah memompa, itu mungkin karena Anda mengonsumsi terlalu banyak kafein," katanya. Dalam hal ini, dia mengatakan untuk menghindari kafein di sore hari dan membatasi kopi pagi Anda menjadi satu atau dua cangkir. Alasan lain bisa jadi makan malam terlalu dekat dengan waktu tidur. Proses pencernaan membutuhkan energi dan waktu dan itu dapat membuat Anda tidak tertidur. Dia juga merekomendasikan untuk menahan diri dari latihan intensitas tinggi tepat sebelum tidur.

    Baca juga: Diet Keto Bikin Susah Tidur, Ikuti 3 Trik Ini

    Tapi terkadang, perilaku tidak ada hubungannya dengan itu. Suatu malam, Anda akan sulit tidur, dan itu tidak masalah. “[Kesulitan tidur] terjadi pada kita semua, dan sekarang lebih dari sebelumnya, karena kita hidup di tengah-tengah pandemi. Hidup kita telah berubah total dan tidur adalah fungsi dari apa yang terjadi selama hari-hari kita," kata Dr. Robbins. “Perhatikan bahwa itu sepenuhnya normal, dan ambillah dengan tenang. Sadarilah bahwa hari berikutnya akan sedikit sulit. Kamu akan lelah, tapi lakukan yang terbaik.” Dan ingatlah bahwa tidur akan menjadi lebih mudah pada malam berikutnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.