Enak Dibuat Kolak, Ini Manfaat Pisang Kepok untuk Imunitas dan Sirkulasi Darah

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kolak pisang. shutterstock.com

    Ilustrasi kolak pisang. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak jenis pisang yang tumbuh di Indonesia. Salah satu yang paling favorit untuk diolah jadi penganan adalah pisang kepok. Selain mengenyangkan, nutrisinya yang kaya juga membuat manfaat pisang kepok untuk kesehatan banyak diincar. 

    Pisang kepok mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan zat besi. Pisang ini juga mengandung 120 kalori per buah, yang terdiri dari karbohidrat bertepung dan tak mengandung lemak.

    Selain dimakan langsung, pisang kepok bisa diolah lagi jadi camilan, seperti kolak dan pisang goreng.

    Berikut lima manfaat pisang kepok.

    1. Melancarkan sirkulasi darah

    ADVERTISEMENT

    Pisang kepok mengandung zat besi tinggi yang dapat membantu memperlancar sirkulasi darah. Zat besi adalah komponen penting dari hemoglobin yang berfungsi mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.

    2. Tingkatkan imunitas

    Pisang kepok memenuhi hampir 40 persen kebutuhan vitamin C harian. Kandungan vitamin C yang tinggi ini bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau imunitas, melindungi tubuh dari infeksi, dan meningkatkan aktivitas antioksidan dalam tubuh.

    3. Meningkatkan metabolisme

    Dengan kandungan vitamin B yang berbeda, pisang kepok dapat membantu meningkatkan proses metabolisme tubuh sehingga energi menjadi lebih banyak. Pisang ini juga dipercaya mampu membantu fungsi sistem saraf.

    4. Menurunkan risiko stroke

    Kalium dalam pisang kepok dapat mengurangi ketegangan dan penyempitan dalam pembuluh darah sehingga aliran darah mengalir lebih lancar. Dengan aliran darah yang lancar, risiko stroke, serangan jantung, dan aterosklerosis jadi berkurang.

    5. Baik untuk pencernaan

    Kaya akan serat, pisang kepok mampu mendorong gerakan usus sehingga membantu mengatasi gejala sembelit, mengurangi iritasi lambung, dan masalah pencernaan lain.

    SEHATQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.