Fashion Feast ESMOD Tawarkan Pengalaman Baru, Semua Tamu Seperti di Front Row

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fashion Feast ESMOD 2020 (Dok. ESMOD)

    Fashion Feast ESMOD 2020 (Dok. ESMOD)

    TEMPO.CO, Jakarta - ESMOD Jakarta menggelar Fashion Feast, pameran karya para desainer muda berbakat tahunan, pada Sabtu, 28 November 2020. Mengangkat tema “Sense the New Experience – The Next Creative Wave”, fashion show tahun ini digelar secara virtual. 

    ChikeHerningtias, PublicRelations dan EventManager ESMOD Jakarta mengatakan bahwa salah satu pelopor sekolah mode di Indonesia ini menawarkan pengalaman berbeda kepada penonton. Meski digelar secara online, tamu bisa mendapatkan kesan yang sama dengan ketika menonton secara langsung melalui tampilan panggung tiga dimensi.

    “Kami ingin membuat audience yang biasanya ketika peragaan offline tidak bisa duduk di front row (barisan depan), kini bisa melihat detail yang ditampilkan sangat nyata, tekstur, warna, dan sebagainya. Seolah-olah mereka duduk di frot row,” kata Chike dalam konferensi pers Sabtu, 28 November 2020.  

    Bukan hanya panggung, para desainer muda ini menampilkan kreativitas yang tetap hidup meski pandemi COVID-19 membatasi gerak semua orang. Mereka menampilkan 64 looks yang terbagi dalam 6 spesialisasi berbeda: Kids, Lingerie, Menswear, Women Luxury Design, Women Modern Couture, dan Women Ready to Wear.

    Karya para siswa dari Class of 2020 ESMOD Jakarta ini sebelumnya telah melalui masa penilaian pada September 2020. Juri-jurinya merupakan para desainer yang juga alumni ESMOD Jakarta, praktisi, pelaku di dunia fashion dan supporting industry, seperti Gisela Jizeeru, Zico Halim, Safira Lavinia, Ria Juwita, dan lainnya.

    ADVERTISEMENT

    Patrice Desilles, Academic Program Manager ESMOD Jakarta, mengatakan bahwa para desainer ini menggunakan material buatan tangan dicampur dengan teknik modern.

    “Setiap desainer memiliki cara mereka masing- masing untuk menampilkan berbagai ide dan karakter yang alami,” tutur Patrice.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Landai Angka Kasus Harian Covid-19, Angka itu Mengelabui Kita

    Pemerintah klaim kasus harian Covid-19 mulai melandai. Lalu mengapa pendiri LaporCovid-19 mengatakan bahwa angka itu tak ada artinya?