5 Tips Parenting dari Ratu Elizabeth II, Ibu Pekerjaan Penting

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratu Elizabeth II mengenakan perhiasan zamrud. (Instagram @theroyalfamily)

    Ratu Elizabeth II mengenakan perhiasan zamrud. (Instagram @theroyalfamily)

    TEMPO.CO, JakartaRatu Elizabeth II salah satu sosok wanita yang tangguh. Ia  memerintah Inggris Raya selama 65 tahun setelah kehilangan ayahnya Raja George V pada usia 25, di tahun 1952. Dia adalah ibu dari empat anak dan nenek dari delapan cucu. Di usia 94 tahun, masih bekerja dan menunggang kuda.

    Ratu Elizabeth II dan suaminya Pangeran Phillip menyambut anak pertama mereka, Pangeran Charles, pada tahun 1948. Dua tahun kemudian pada tahun 1950, putri mereka, Putri Anne, lahir. Setelah kematian ayahnya, pihak kerajaan menunggu lebih dari satu dekade sebelum dia menyambut Pangeran Andrew pada tahun 1960 dan Pangeran Edward pada tahun 1964.

    Ada beberapa hal yang bisa dipelajari dari gaya parenting Ratu Elizabeth II, seperti dilansir dari laman Hello! berikut ini.

    1. Jadi ibu pekerjaan penting

    Menjadi seorang ibu artinya banyak hal - kesenangan, ikatan, emosional, tanggung jawab besar dan mungkin pekerjaan yang paling penting dari semuanya. Nah, itu menurut Ratu Elizabeth II.

    ADVERTISEMENT

    Good Housekeeping melaporkan pada upacara penghargaan 2012, Kate Winslet mengatakan kepada Ratu bahwa dia "suka menjadi ibu" bahkan lebih daripada dia menjadi seorang aktris. Sang Ratu menjawab: "Ya. Hanya itu pekerjaan yang penting."

    2. Bagikan gairah hidup Anda

    Keagungannya terkenal karena kecintaannya pada binatang, khususnya berkuda. Dia telah berkuda sejak masih gadis muda dan telah memberikan hasratnya untuk olahraga untuk anak-anaknya.

    Putri dan Anne dan putrinya mengikuti jejak raja, menjadi pembalap top mereka sendiri. Bahkan Ratu masih terlihat  berkuda di sekitar tanah Kastil Windsor pada usia 94.

    3. Ajari mereka nilai uang

    Ratu Elizabeth II mungkin salah satu wanita terkaya di dunia, tetapi dia tahu nilai uang dan tidak sembrono dengan dana. Itu akan menjadi pelajaran yang baik untuk anak-anaknya. 

    Seorang pejabat istana sebelumnya memberi tahu HELLO !: "Dengan membeli bahan-bahan mahal yang harganya lebih murah, kemudian menggunakan Angela Kelly untuk membuat pakaian baru, sang Ratu mampu melakukan penghematan yang cukup besar."

    "Etos total di dalam Istana Buckingham adalah menabung. Jika kamu tidak mematikan lampu di kantormu saat pergi makan siang, orang-orang akan menegurmu tentang membuang-buang uang."

    4. Menikmati alam bebas

    Sang Ratu terkenal karena cintanya pada alam bebas, menikmati taman dan rumah-rumahnya di Istana Buckingham, Kastil Windsor, Balmoral, dan Sandringham. Ini adalah cara hidup yang ia wariskan kepada keempat anaknya - kita sering melihat keluarga besar berjalan bersama di atas kain wol mereka. Pangeran Charles memiliki hasrat untuk berkebun, sesuatu yang tidak diragukan lagi ia dapatkan dari kecintaan ibunya pada alam.

    Baca juga: Ratu Elizabeth II Hanya Makan Buah Musiman, Tolak Hasil Rekayasa

    5. Selalu tampil terbaik

    Setiap penampilan Ratu Elizabeth II selalu terlihat tanoa cela. Dari gaun atau coat, sepatu formal, perhiasan, sarung tangan dan lipstik tentu saja. Pernahkah Anda melihat Ratu terlihat kasual? Kami juga tidak.

    Dalam foto-foto masa mudanya, anak-anaknya selalu berpakaian dengan sangat cerdas - anak-anak lelaki berjas memakai celana pendek yang disesuaikan dengan kaus kaki dan sepatu pintar dan Putri Anne terlihat cantik dalam gaun, cardigan dan mantel.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.