Chef Gordon Ramsay Masak Omelet dengan Rendang, Ini Resepnya

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chef Gordon Ramsay. REUTERS/Edgar Su

    Chef Gordon Ramsay. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Gordon Ramsay belum lama ini bertandang ke Indonesia, tepatnya di Sumatera Barat. Chef selebritas asal Inggris itu mempelajari cara membuat rendang khas Minang langsung dari pakar kuliner William Wongso.

    Pemilik restoran yang menyandang 16 bintang Michelin itu membuat hidangan yang terinspirasi dari rendang, yaitu omelet rendang. Berikut resepnya dalam tayangan "Gordon Ramsay Turns Rendang Into an Omelette in Indonesia" dari channel YouTube-nya.

    Omelet rendang Gordon Ramsay (tangkapan layar Youtube)

    Bahan
    4 siung bawang merah, iris tipis
    3 siung bawang putih, iris tipis
    4 cm jahe, iris tipis
    2 buah cabe merah, cincang
    minyak secukupnya
    daun jeruk purut
    2 cm lengkuas
    4-6 ekor ikan teri bilis
    4 butir telur bebek
    1 sdt pasta cabai merah
    1 sdt pasta cabai hijau
    3-4 sdm rendang daging

    Cara membuat
    • Panaskan 1 sdm minyak, tumis bawang merah, bawang putih, cabai merah dan jahe hingga layu dan harum.
    • Tambahkan daun jeruk dan lengkuas, aduk rata.
    • Iris kasar ikan teri, buang kepalanya, masukkan ke dalam tumis bawang, aduk hingga harum.
    • Pecahkan telur bebek dalam mangkuk, kocok hingga lepas. Tambahkan pasta cabai merah dan hijau, kocok rata,
    • Tuangkan ke dalam wajan berisi tumisan bawang.
    • Jika sudah hampir matang, ratakan telur di permukaan wajan, tekan-tekan sedikit.
    • Oleskan rendang daging ke permukaan dadar.
    • Setelah matang, ketukkan wajan agar telur terlepas dari wajan.
    • Gulung dadar mulai dari ujung.
    • Angkat gulungan omelet, taruh di piring saji.
    • Iris jadi beberapa bagian dan sajikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.