Resep Omelet ala Prancis yang Nikmat dan Bergizi untuk Sarapan

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi French omelet (Pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Telur jadi menu sarapan favorit semua orang, dari anak-anak hingga orang dewasa. Bosan dengan telur ceplok atau telur dadar biasa, kali ini Anda bisa mencoba omelet ala Prancis yang nikmat dan bergizi untuk sarapan. 

Omelet adalah masakan kesukaan orang-orang yang ingin segalanya praktis. Bahan-bahan omelet ini hampir mirip dengan yang biasa digunakan. Namun, satu-satunya perbedaan terletak pada cara mengolah telur.

Bahan-bahan seperti mentega dan merica membuat hidangan ini benar-benar luar biasa. Anda dapat memasak resep telur ini untuk menu di hari libur, saat sarapan dan bahkan untuk makan siang anak-anak.

Bahan-bahan

  • 3 butir telur
  • 1/4 sendok teh lada hitam
  • 1 sendok makan susu
  • 2 sendok makan mentega
  • garam sesuai kebutuhan

Cara membuat

Pertama, pecahkan telur dalam mangkuk dan tambahkan semua bahan kecuali mentega. Lalu  aduk campuran ini, sampai jumlah campuran ini menjadi hampir dua kali lipat ukuran. Inilah rahasia untuk membuatnya mengembang. Terus kocok dengan garpu. Setelah selesai, sisihkan.

Selanjutnya, tambahkan mentega dalam wajan di atas api sedang. Setelah mentega cair, tambahkan campuran telur yang halus ke dalamnya. Campuran harus diatur segera di samping. Biarkan omelet masak selama 5 menit.

Lalu balik telur dadar dengan hati-hati. Ketika tidak ada lagi telur cair, matikan apinya. Sajikan di atas salad. Bisa untuk dua porsi.

TIMES OF INDIA 






Ayam dan Telur, Sumber Protein Ideal selain Daging Sapi

3 hari lalu

Ayam dan Telur, Sumber Protein Ideal selain Daging Sapi

Ahli gizi mengatakan ayam dan telur merupakan sumber protein yang ideal, baik dari sisi gizi, harga, hingga lingkungan.


6 Tips Aman Memperkenalkan Makanan yang Berpotensi Picu Alergi pada Anak

5 hari lalu

6 Tips Aman Memperkenalkan Makanan yang Berpotensi Picu Alergi pada Anak

Memperkenalkan alergen sejak dini dapat mengurangi risiko alergi makanan tertentu hingga 80 persen.


Ratu Elizabeth II Mengonsumsi Makanan Ini Setiap Hari hingga Berusia 96 Tahun

7 hari lalu

Ratu Elizabeth II Mengonsumsi Makanan Ini Setiap Hari hingga Berusia 96 Tahun

Semasa hidupnya, Ratu Elizabeth II dikabarkan dilarang dokter minum koktail di malam hari.


Kemendag Klaim Harga Telur Stabil, Rp 27- 30 Ribu Per Kilogram

8 hari lalu

Kemendag Klaim Harga Telur Stabil, Rp 27- 30 Ribu Per Kilogram

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Syailendra mengklaim harga telur rata-rata mencapai Rp 27 ribu per kilogram.


Kementan Jamin Ketersediaan Telur di Indonesia Timur Aman

9 hari lalu

Kementan Jamin Ketersediaan Telur di Indonesia Timur Aman

Produksi telur di Sulawesi Selatan mengalami surplus.


Perlunya Pilih Menu Sarapan Sesuai Jenis Aktivitas

10 hari lalu

Perlunya Pilih Menu Sarapan Sesuai Jenis Aktivitas

Menyesuaikan menu sarapan dengan aktivitas harian itu penting karena kebutuhan nutrisi setiap orang berbeda. Simak penjelasan ahli gizi.


5 Makanan Sehari-hari yang Mungkin Dapat Memicu Alergi

17 hari lalu

5 Makanan Sehari-hari yang Mungkin Dapat Memicu Alergi

Alergi sendiri terjadi ketika tubuh bereaksi terhadap sesuatu di lingkungan yang tidak berbahaya bagi kebanyakan orang.


Dua Hari Setelah Jokowi Naikkan Harga BBM, Harga-harga Kebutuhan Pokok di Pasar Langsung Naik

20 hari lalu

Dua Hari Setelah Jokowi Naikkan Harga BBM, Harga-harga Kebutuhan Pokok di Pasar Langsung Naik

Data menunjukkan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar di Kabupaten Tangerang langsung naik Senin kemarin setelah Jokowi naikkan harga BBM.


Tahukah Anda Undur-undur kalau Dewasa Bisa Terbang?

23 hari lalu

Tahukah Anda Undur-undur kalau Dewasa Bisa Terbang?

Tak banyak yang tahu bahwa siklus undur-undur mirip dengan kupu-kupu yang kalau dewasa bisa terbang.


Harga Telur Ayam Terus Naik, Pembeli di Pasar Kramat Jati Incar Telur Retak

25 hari lalu

Harga Telur Ayam Terus Naik, Pembeli di Pasar Kramat Jati Incar Telur Retak

Pembeli di Pasar Induk Kramat Jati beralih membeli telur ayam yang sudah retak, yang dijual dengan harga lebih murah.