Pijat Bantu Bayi Tidur Nyenyak hingga Tingkatkan Imunitas

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pijat bayi. massagemag.com

    Ilustrasi pijat bayi. massagemag.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pijat bayi  yang dilakukan secara rutin dapat membantu tumbuh dan berkembang secara optimal. Banyaknya manfaat yang didapat, antara lain memperlancar peredaran darah, memperlancar pencernaan bayi dengan menambah nafsu makan, mencerna dan menyerap makanan sehingga membantu menambah berat badan bayi.

    Dokter spesialis anak Bernie Endyarni Medise melalui siaran pers yang diterima Tempo.co, Sabtu 6 Juni 2020 menjelaskan, stimulasi sentuhan yang diberikan oleh seorang ibu atau juga membantu bayi untuk relaksasi sehingga bayi dapat tidur lebih nyenyak dan lama, membantu meredakan ketidaknyamanan di saat mengalami kolik atau sedang tumbuh gigi, memperkuat massa tulang, dan meningkatkan kekebalan tubuh atau imunitas.

    “Selain itu, Pijat bayi juga dapat memperkuat ikatan emosional bayi dengan orang tua karena melalui pijat bayi maka hormon oksitosin bayi dan ibu meningkat," kata dr Bernie. 

    Hormon oksitosin adalah hormon yang membuat manusia merasa nyaman dan dicintai. Jadi, kata Bernie, pijat bayi tidak hanya memberi manfaat yang besar terhadap bayi itu saja, melainkan juga terhadap si ibu. 

    Pijatan menjadi salah satu bentuk stimulasi yang penting diberikan pada bayi di 1.000 hari pertama kehidupannya. Stimulasi mendorong perkembangan bayi menjadi lebih cepat serta meningkatkan berbagai aspek keterampilan anak, baik emosional, sensorik maupun motorik serta membantu perkembangan sistem saraf. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.