Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Terlalu Lama di Zona Nyaman, 7 Langkah Ini Bantu Anda Berkembang

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

image-gnews
Ilustrasi wanita bahagia. shutterstock.com
Ilustrasi wanita bahagia. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian besar orang mungkin termasuk Anda enggan keluar dari zona nyaman dan mencoba hal yang baru. Zona nyaman adalah suatu kondisi di mana Anda merasa nyaman dan aman dengan keadaan Anda saat ini baik perihal pekerjaan, lingkaran pertemanan maupun rutinitas sehari-hari.

Berada di zona nyaman membuat Anda kurang tertarik dalam mencoba berbagai hal yang baru. Padahal jika terus berdiam diri di zona tersebut, bisa saja diri Anda tidak berkembang. Terus berada di zona nyaman lama-kelamaan bisa membuat Anda merasa bosan, lelah, atau tidak bahagia. Terkadang, Anda pun melamun tentang kehidupan atau petualangan yang berbeda. Sayangnya, Anda masih ragu atau takut untuk berpindah.

Ada beberapa alasan mengapa Anda harus keluar dari zona nyaman, di antaranya:
- Bisa membuat Anda lebih menggali potensi diri dan berkembang
- Membuat hidup menjadi lebih menarik karena Anda dapat mengeksplorasi diri
- Meningkatkan kebahagiaan karena Anda menemukan dan mengalami hal-hal baru yang dapat memicu lepasnya dopamin
- Memperluas hubungan sosial yang Anda miliki, baik teman maupun kolega baru
- Dapat memberi kepuasan tersendiri jika Anda bisa melewatinya dengan baik

Keluar dari zona nyaman dapat menjadi tantangan yang luar biasa. Oleh sebab itu, dibutuhkan keinginan dan tekad yang kuat untuk melakukannya. Anda bahkan mungkin bingung dan tak tahu langkah apa yang harus diambil.

Berikut langkah keluar dari zona nyaman yang tepat untuk Anda lakukan

1. Pikirkan apa yang membuat Anda takut
Pikirkan mengenai hal apa yang membuat Anda takut untuk keluar dari zona nyaman. Lihatlah ketakutan tersebut dengan cara yang mengasyikkan sehingga Anda tidak akan terjebak di dalamnya. Fokuskan juga pada rasa semangat dan bangga yang akan Anda rasakan setelah berhasil keluar dari zona nyaman Anda.

2. Membuat rencana yang jelas
Membuat rencana dapat membantu Anda meninggalkan zona nyaman secara bertahap dan mengendalikannya dengan baik. Dalam membuat rencana, Anda harus benar-benar memahami apa yang ingin Anda tuju, bagaimana melakukannya, dan risiko-risiko yang mungkin dihadapi.

3. Yakinkan diri bahwa Anda bisa melakukannya
Terus mengatakan pada diri sendiri bahwa Anda tidak dapat melakukannya, maka bisa membuat diri Anda tersugesti. Jadi, yakinkanlah diri bahwa Anda dapat menaklukkan tantangan baru dan berhasil keluar dari zona nyaman dengan baik. Berbicaralah mengenai hal-hal yang positif pada diri sendiri.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

4. Cobalah untuk meninggalkan zona nyaman secara bertahap
Anda dapat mencoba keluar dari zona nyaman secara bertahap. Cobalah untuk beradaptasi pada situasi-situasi baru, namun jangan terlalu memaksakan diri hingga membuat Anda tertekan. Jika Anda tidak menyukainya, maka Anda bisa berhenti melakukannya.

5. Mencari dukungan agar lebih semangat
Anda dapat membicarakan keinginan Anda untuk meninggalkan zona nyaman pada orang-orang terdekat. Mintalah mereka untuk mendukung Anda sehingga membuat Anda lebih bersemangat dan termotivasi dalam melakukannya. Selain itu, Anda juga dapat membaca buku-buku motivasi mengenai orang sukses yang berhasil keluar dari zona nyamannya.

6. Ingatkan diri bahwa Anda pernah melakukan hal yang serupa
Tentu saja ada berbagai hal di masa lalu yang membuat Anda takut, namun berhasil dilalui. Dengan kata lain, hal tersebut menunjukkan bahwa Anda mampu melewati tantangan. Membuat daftar mengenai keberhasilan Anda tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri Anda untuk meninggalkan zona nyaman. 

7. Memberi reward pada diri sendiri
Dibutuhkan keberanian yang besar untuk meninggalkan zona nyaman. Oleh sebab itu, Anda harus memberi reward pada diri sendiri karena telah mencoba melakukannya. Rayakan pula setiap perkembangan atau perubahan positif yang berhasil Anda lakukan untuk mencapai tujuan Anda. Ini menjadi cara yang tepat untuk menghargai diri sendiri. 

Jika saat mencoba keluar dari zona nyaman, Anda melakukan kesalahan atau menemukan kegagalan maka jangan berkecil hati. Berkomitmenlah untuk mempelajari kegagalan tersebut, dan tak menjadikannya alasan untuk menyerah.

SEHATQ

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Psikiater Ungkap Ciri dan Faktor Gangguan Kepribadian Narsistik

14 hari lalu

Ilustrasi anak narsis atau foto selfie. shutterstock.com
Psikiater Ungkap Ciri dan Faktor Gangguan Kepribadian Narsistik

Gangguan narsistik yaitu gangguan kepribadian di mana penderitanya merasa paling penting dibanding orang lain. Cek ciri dan pemicunya.


5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Resign dari Pekerjaan

24 hari lalu

Ada beberapa alasan resign mendadak yang bisa Anda gunakan saat ingin mengundurkan diri. Pastikan Anda mengkomunikasikan dengan HRD. Foto: Canva
5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Resign dari Pekerjaan

Berikut lima hal yang perlu dipertimbangkan bagi Anda yang punya keinginan resign dari pekerjaan.


5 Sinyal Anda Terbuai Hubungan Cinta Baru hingga Kehilangan Akal Sehat

32 hari lalu

Ilustrasi pasangan/berpacaran. Shutterstock.com
5 Sinyal Anda Terbuai Hubungan Cinta Baru hingga Kehilangan Akal Sehat

Meski hubungan cinta baru sering bikin bahagia, terkadang juga bisa membuat orang tenggelam dalam lingkungan tak sehat. Berikut lima sinyalnya.


5 Hal Positif Menjadi Ekstrovert

33 hari lalu

Ilustrasi wanita mengobrol. Freepik.com/Drobotdean
5 Hal Positif Menjadi Ekstrovert

Seseorang yang memiliki keprbadian ekstrovert punya sejumlah keuntungan. Apa saja?


Mengapa Orang Memiliki Sifat Toxic? Ini Penjelasannya

43 hari lalu

Ilustrasi orang tua dan anak. Freepik.com
Mengapa Orang Memiliki Sifat Toxic? Ini Penjelasannya

Pada dasarnya orang toxic merupakan individu yang baik. Namun, orang toxic biasanya mereka yang menyerah pada sisi gelap dirinya.


Perlunya Contoh Orang Tua dan Guru dalam Pendidikan Karakter Anak

49 hari lalu

Ilustrasi guru sedang berdiskusi dengan siswa sekolah.
Perlunya Contoh Orang Tua dan Guru dalam Pendidikan Karakter Anak

Psikolog menyebut pendidikan karakter perlu contoh nyata dari orang tua dan guru kepada anak karena beguna dalam kehidupan sehari-hari.


Pentingnya Peran Perempuan Dalam Keluarga dan Dunia Profesional

53 hari lalu

TalKshop Hari Kartini bertajuk 'Perempuan dan Perannya '/Nakara
Pentingnya Peran Perempuan Dalam Keluarga dan Dunia Profesional

Refleksi terhadap dinamika peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan dalam memperingati Hari Kartini.


Gen Z Dikenal Selalu Ingin Memaknai Hidup

58 hari lalu

Marina Beauty Journey 2024/Marina
Gen Z Dikenal Selalu Ingin Memaknai Hidup

Karakter Gen Z berevolusi menjadi pribadi yang lebih sadar untuk memaknai kehidupan tidak mementingkan kebahagiaan sendiri.


4 Tips Tingkatkan Performa Setelah Libur Lebaran

21 April 2024

Ilustrasi dua wanita bekerja dalam satu ruangan. Foto: Freepik.com/Pressfoto
4 Tips Tingkatkan Performa Setelah Libur Lebaran

Simak tips meningkatkan semangat bekerja setelah libur lebaran agar kamu lebih fresh.


5 Tips Cari Kerja di Perusahaan Keren Lewat LinkedIn

17 April 2024

Ilustrasi wanita karier. Shutterstock.com
5 Tips Cari Kerja di Perusahaan Keren Lewat LinkedIn

Kebanyakan perusahaan memerlukan kombinasi hardskill dan softskill yang baik untuk berkarier di dunia kerja. Ini tips cari kerja lewat LinkedIn.