Atalia Praratya Ikut Bantu Ridwan Kamil Tangani Wabah Corona di Jawa Barat

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dekranasda Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil mengenakan batik kontemporer motif Mega Mendung Cirebon di acara Talkshow Media Gathering Shafira 31 Tahun di Bandung, Sabtu, 11 Januari 2020. TEMPO/Eka Wahyu Pramita

    Ketua Dekranasda Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil mengenakan batik kontemporer motif Mega Mendung Cirebon di acara Talkshow Media Gathering Shafira 31 Tahun di Bandung, Sabtu, 11 Januari 2020. TEMPO/Eka Wahyu Pramita

    TEMPO.CO, Jakarta - Kota atau Kabupaten Bogor, Depok, dan Bekasi menjadi wilayah terbanyak kasus corona di Provinsi Jawa Barat hingga Senin 23 Maret 2020. Salah satu penyebabnya, ketiga daerah itu bertetangga langsung dengan Provinsi DKI Jakarta.

    Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jawa Barat menempati urutan kedua daerah dengan kasus positif virus corona baru atau COVID-19 tertinggi, mencatat adanya 59 kasus hingga saat ini. "Jumlah kasus positif COVID-19 di Bodebek sangat signifikan dibandingkan dengan daerah di luar Bodebek," kata Ridwan Kamil.

    Oleh karena itu Ridwan Kamil meminta warga di daerah Depok, Bogor, Bekasi harap lebih waspada dan mengurangi pergerakan yang tidak perlu. "Hal ini untuk mencegah dan mengurangi penyebarannya," ucap gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini saat kunjungan ke Kota Bogor, Ahad 22 Maret 2020.

    Pemerintah Jawa Barat yang langsung dikoordinir oleh Ridwan Kamil juga menugaskan istrinya, Atalia Praratya untuk mengatur distribusi masker gratis untuk warga Jawa Barat lewat Puskesmas di seluruh Jawa Barat, khusus warga yang sakit atau bergejala sakit. Hal tersebut disampaikan melalui laman Instagram-nya, Selasa 24 Maret 2020. "Ribuan masker setiap saat melalui PT Pos Indonesia yang sudah ditandatangani kerjasama pengiriman logistik selama masa darurat covid-19 ini. Semoga bermanfaat. Insya Allah #KitaPastiMenang," tulis Kang Emil.

    Selain mendistribusikan masker, tugas Atalia sebagai Ketua Umum Jabar Bergerak, yakni organisasi non pemerintah juga membantu menangani kasus corona. Dia membentuk Satuan Tugas Jabar Bergerak, mengumpulkan donasi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga Jawa Barat berupa masker, hand sanitizer dan tisu basah ke berbagai Puskesmas di berbagai wilayah di Jawa Barat. Mulai dari puskesmas, klinik, lembaga dan kelompok berisiko. 

    Atalia melaporkan aksinya melaui laman Instagram-nya secara berkala penggunaan dana dan Alat Pelindung Diri sumbangan dari perusahaan dan warga. "Bantuan yang kami terima sampai dengan Minggu 21 Maret 2020 jam 23.58 sebanyak Rp. 117.231.646,- " tulis Atalia.

    Selain bertanggung jawab atas bantuan untuk warga melalui Jabar Bergerak, ibu dua anak ini juga membuat lomba cuci tangan pakai sabun bersama si kecil sebagai bentuk edukasi kepada anak-anak untuk berperilaku hidup sehat. Atalia juga mengedukasi kepada warganya terkait pembuatan hand sanitizer dengan mengajak Kepala BPOM Jawa Barat membahas soal ini, serta mengingatkan bahwa langkah pencegahan terbaik adalah menggunakan sabun cuci tangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.