Mau Telapak Kaki Halus Hindari Rendaman Air Lemon Ini 5 Alternatifnya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kaki. Unsplash.com/Jan Romero

    Ilustrasi kaki. Unsplash.com/Jan Romero

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu bagian tubuh yang mudah mengelupas dan kasar adalah telapak kaki. Apalagi  kaki yang terus-menerus dibungkus sepatu membuatnya rentan kering. Meski demikian, ada banyak cara menghaluskan telapak kaki yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

    Biasanya telapak kaki kasar tidak menimbulkan rasa nyeri. Hanya rasa tidak nyaman atau terlihat kurang bagus secara estetika saja. Apabila muncul rasa nyeri, bisa jadi ada masalah lain seperti eksim atau infeksi kulit. 

    Berikut ini beberapa cara menghaluskan telapak kaki 

    1. Batu apung
    Sejak lama, batu apung digunakan sebagai cara menghaluskan telapak kaki. Caranya adalah dengan merendam batu apung di air hangat sehingga lebih lembut. Alternatifnya, rendam kaki di air hangat selama 10 menit. Kemudian, secara perlahan gosokkan batu apung ke kaki dengan gerakan memutar hingga sel kulit mati terangkat. Pastikan fokus mengangkat sel kulit mati di lapisan terluar saja, bukan seluruh sel kulit mati yang ada. Setelah melakukan cara menghaluskan telapak kaki ini, aplikasikan minyak atau losion pelembap. Jangan pernah menggunakan batu apung pada area kulit yang mengalami luka atau cedera.

    2. Scrub
    Ada banyak produk scrub untuk kaki yang bisa digunakan sebagai cara menghaluskan telapak kaki. Selain itu, Anda juga bisa membuat sendiri dengan mencampur 2 sendok makan garam laut dengan lemon serta baby oil. Kemudian, aplikasikan scrub langsung pada telapak kaki dan pijat perlahan dengan tangan. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan spons atau sikat khusus untuk membantu mengangkat sel kulit mati. Setelah itu, bilas dengan air hangat.

    3. Scrub oatmeal
    Tak hanya scrub khusus untuk kaki, scrub dari oatmeal juga bisa digunakan sebagai cara menghaluskan telapak kaki. Untuk membuatnya sendiri di rumah, gabungkan oatmeal dengan susu atau rose water. Setelah teksturnya menjadi seperti pasta, aplikasikan di telapak kaki selama 20-30 menit. Lalu, gunakan sikat khusus kaki untuk mengangkat sel kulit mati. Kemudian, bilas dengan air dingin dan aplikasikan pelembap.

    4. Garam epsom
    Sejak lama, garam epsom digunakan sebagai bahan untuk perawatan kaki, karena kandungan magnesium sulfat di dalamnya bertindak sebagai mineral. Caranya mudah, cukup dengan merendam kaki dengan ½ cangkir garam epsom ke baskom yang berisi air hangat. Rendam kaki selama 20 menit hingga sel kulit mati terangkat. Tak hanya itu, garam epsom juga membantu menghaluskan sel kulit mati.

    5. Rendaman cuka
    Merendam kaki dalam cuka juga merupakan cara menghaluskan telapak kaki dan mengangkat sel kulit mati. Jenis cuka apapun bisa digunakan, termasuk cuka apel. Gunakan air dingin untuk membuat rendaman cuka, kemudian rendam kaki selama 5-10 menit. Anda juga bisa menggosok telapak kaki dengan batu apung. Kemudian, aplikasikan pelembap atau minyak kelapa pada telapak kaki.

    Namun ada beberapa yang sebaiknya dihindari, terlebih jika kondisi kulit sedang mengalami luka terbuka. Anda mungkin pernah mencoba salah satu cara berikut ini. 

    - Silet
    Menggunakan silet justru bisa menimbulkan luka baru yang rentan menyebabkan infeksi. Jangan pernah melakukan cara ini sendiri di rumah tanpa pengawasan ahlinya.

    - Rendaman air lemon
    Sebelum merendam telapak kaki di air lemon, pastikan tidak ada bagian yang sedang mengalami luka. Kandungan asam yang tinggi pada lemon dapat mengganggu pH alami kulit sehingga kulit menjadi lebih kering.

    - Rendaman soda kue
    Bagi yang kulitnya sensitif atau punya alergi tertentu, sebaiknya jangan gunakan soda kue di kaki. Pada beberapa orang, soda kue dapat menimbulkan iritasi, kemerahan, atau bahkan membuat telapak kaki semakin kering. Cara paling alami untuk menghindari munculnya sel kulit mati adalah dengan memastikannya tetap dalam kondisi lembap. Anda bisa menggunakan krim, minyak, atau losion tertentu untuk menjaga kelembapan kulit.

    Hindari pula losion yang mengandung alkohol karena rentan menyebabkan kulit semakin kering. Selain itu, tak ada salahnya merendam telapak kaki beberapa kali dalam seminggu dan menggosoknya perlahan dengan batu apung atau sikat khusus kaki.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.