Meghan Markle Kerja Sama dengan Merek Fashion Ternama, Demi Masa Depan Finansial?

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meghan Markle. (Instagram@sussexroyal/PA Images)

    Meghan Markle. (Instagram@sussexroyal/PA Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Meghan Markle dan Pangeran Harry telah mengumumkan bahwa mereka berencana untuk mundur dari kehidupan kerajaan. Pasangan ini mengumumkan hal tersebut dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di Instagram dan di situs web Sussex Royal, Rabu, 8 Januari 2020 lalu.

    Dalam pengumuman itu, Meghan Markle dan Pangeran Harry mengatakan setelah berbulan-bulan merenungkan dan diskusi internal, mereka telah memilih untuk melakukan transisi tahun ini dalam mulai mengukir peran baru yang progresif dalam lembaga ini. “Kami bermaksud untuk mundur sebagai anggota 'senior' dari Keluarga Kerajaan dan bekerja untuk menjadi mandiri secara finansial, sambil terus sepenuhnya mendukung Ratu," bunyi pernyataan itu.

    Dengan mundurnya Meghan Markle dan Pangeran Harry dari keluarga kerajaan, mereka tentu saja membutuhkan cara baru untuk menghidupi finansial secara mandiri. Melansir dari US Magazine, Senin 13 Januari 2020, Meghan telah memiliki rencana untuk mendukung kelanjutan masa depan keuangan mereka.

    Seorang sumber mengatakan kepada The Sun bahwa mantan bintang Suits itu sedang menyiapkan beberapa penawaran fashion yang serius. "Meghan sangat terhubung dalam industri fashion dan ada banyak label besar yang ingin bermitra dengannya di berbagai proyek," kata mereka kepada publikasi Inggris. “Sudah ada diskusi aktif dengan Givenchy. Beberapa dari kesepakatan ini bisa bernilai jutaan poundsterling.”

    Meghan Markle saat peluncuran Smart Works di London, Kamis (12/9)

    Lagi pula, kapan saja Duchess of Sussex itu melangkah keluar dengan gaya yang baru atau bahkan lama akan menjadi berita utama internasional dan terjual habis dalam waktu singkat. Ketika Meghan Markle memilih gaya yang berkelanjutan selama tur pasangan kerajaan tahun 2018 di Australia, busana ramah lingkungan menjadi suatu keharusan. Pada tahun 2019, dia bahkan diminta untuk mengerjakan British Vogue edisi September, yang menampilkan 15 wanita perintis di sampulnya.

    Namun, sebagai anggota keluarga kerajaan, dia belum dapat memanfaatkan sepenuhnya pengaruh ini sebanyak yang dia bisa. Dia sebenarnya harus membeli semua yang dia kenakan sendiri dan tidak bisa meminjam barang dari merek tertentu.

    Satu hal yang dapat dia gunakan untuk prestise industrinya adalah meluncurkan lini pakaian amal tahun lalu dengan Smart Works. Bekerja sama dengan teman dekat Misha Nonoo, department store Marks & Spencer dan merek pakaian Jigsaw. Mereka mengembangkan koleksi kapsul, untuk membantu wanita yang membutuhkan barang yang sesuai dengan pekerjaan mereka.

    Kesepakatan merek fashion ini bukan satu-satunya gerakan yang dilakukan pasangan ini ke arah kebebasan finansial. Catatan-catatan dengan Kantor Kekayaan Intelektual Inggris menunjukkan bahwa merek dan organisasi Sussex Royal, Yayasan Duke dan Duchess of Sussex, secara resmi menjadi merek dagang musim panas lalu untuk lebih dari 100 barang. Hal ini dapat mencakup segala sesuatu mulai dari pakaian, upaya pendidikan hingga kegiatan amal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.