Daur Ulang Sampah Sisa Dekorasi Natal Tak Sembarangan, Simak

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi dekorasi dan pohon Natal. Unsplash.com/Eugenivy Reserv

    Ilustrasi dekorasi dan pohon Natal. Unsplash.com/Eugenivy Reserv

    TEMPO.CO, Jakarta - Perayaan Natal usai, rumah Anda mungkin tampak seperti ruang penyimpanan sebuah department store. Kotak kardus berlimpah dan kantong kertas kado bekas bertebaran di sudut ruangan menanti untuk dibuang ke tempat sampah. Tapi ada cara yang lebih ramah lingkungan untuk membuang sampah Natal Anda tahun ini, yaitu dengan mendaur ulang.

    Kedengarannya jelas, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Banyak yang meletakkan kertas, kartu, dan dekorasi di tempat daur ulang tanpa berpikir sedetik pun. Hal ini karena tidak semuanya bisa didaur ulang. Tanpa informasi yang tepat, Anda justru dapat membuat lebih banyak limbah daripada yang Anda perkirakan.

    Melansir laman Bustle, inilah yang perlu Anda ketahui tentang daur ulang yang tepat selama musim perayaan.

    1. Kertas pembungkus
    Penelitian yang dilakukan pada 2018 oleh penyedia pengelolaan limbah Biffa menemukan bahwa sekitar 277.000 mil atau sekitar 445 juta meter kertas kado akan dibuang selama periode Natal di Inggris saja. Tapi membuang kertas pembungkus secara bertanggung jawab bukan hanya kasus meletakkannya di tempat sampah yang tepat.

    Kertas apa pun yang dilaminasi, super tipis, atau berkilau pada umumnya tidak cocok untuk daur ulang. Jika Anda tidak yakin apakah kertas Anda dapat didaur ulang, coba tes pengikisan,. Robek sedikit kertas pembungkus dan gosok menjadi bola di tangan Anda. Jika kertas tetap berbentuk bola saat Anda membuka tangan, biasanya baik untuk didaur ulang. Jika tidak tetap, mungkin harus masuk ke tempat sampah.

    Sebelum mendaur ulang kertas pembungkus, ingatlah untuk melepas selotip, pita, label, dan pita. Dan jangan lupa untuk memeriksa apakah dewan kota Anda menerima kertas pembungkus untuk didaur ulang.

    2. Kartu-kartu
    Perusahaan pembersihan limbah Enviro Waste menyatakan bahwa satu miliar kartu dapat dibuang setelah Natal. Meskipun sebagian besar kartu Natal dapat didaur ulang, Anda masih perlu menghapus bagian yang berkilauan atau lampiran tipe busur. Dan tak perlu dikatakan bahwa baterai yang disertakan dalam kartu tidak dapat didaur ulang di tempat yang sama.

    3. Pohon
    Enam juta pohon. Itulah berapa banyak pohon Natal yang dibuang setelah hari besar, menurut Enviro Waste. Jika Anda memiliki pohon buatan, satu-satunya tempat yang dapat menerimanya adalah toko amal. Sedangkan pohon Natal asli dapat didaur ulang.

    Beberapa dewan mengubahnya menjadi kepingan kayu, menurut Recycle Now, yang kemudian tersebar di daerah berhutan lokal. Periksa dengan otoritas setempat Anda untuk rincian pengumpulan atau pengantaran. Seperti halnya di atas, pastikan Anda menyingkirkan segala dekorasi, stan, dan pot sebelum menyerahkan pohon untuk didaur ulang.

    4. Dekorasi
    Dekorasi Natal dapat menjadi kategori daur ulang yang sangat sulit. Beberapa barang, seperti perada dan pernak-pernik, tidak dapat didaur ulang. Lampu biasanya dapat didaur ulang, meskipun Anda mungkin harus menurunkannya dari pusat lokal. Bahkan, setiap listrik dan barang yang memiliki gambar keranjang sampah yang dicoret dapat didaur ulang, tulis Daur Ulang Sekarang.

    Bahan alami seperti mistletoe yang digunakan untuk tujuan dekorasi tentu saja dapat didaur ulang. Tapi hati-hati dengan lampiran glitter dan buatan seperti pita. Ini harus dihapus sebelum didaur ulang.

    Dengan sedikit perhatian pada musim perayaan ini, Anda dapat membantu mengurangi limbah Natal Anda secara substansial.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.