Ganti Pelembap dengan Minyak Kelapa, Ada 3 Risiko Mengintai

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Minyak kelapa. (Venusbuzz.com)

    Minyak kelapa. (Venusbuzz.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Minyak kelapa dipercaya bermanfaat untuk masalah kulit. Entah itu untuk menambah kelembapan hingga mengatasi jerawat. Namun sifat minyak kelapa yang komedogenik bisa menyumbat pori-pori.

    Khasiat ini tak lepas dari kandungan asam lemak rantai medium (medium-chain fatty acids atau MCFAs) di dalamnya yang bisa membunuh mikroorganisme penyebab masalah kulit. Penggunaan minyak kelapa untuk wajah bisa dilakukan dengan mengoleskan ke wajah atau dijadikan campuran masker wajah. Beberapa manfaatnya adalah:

    1. Membunuh bakteri
    Kandungan terbesar dari minyak kelapa adalah asam lemak rantai medium dengan sifat antimikroba. Artinya, minyak kelapa dapat membunuh mikroorganisme yang menyebabkan masalah seperti jerawat. Tak hanya itu, asam laurat dalam minyak kelapa juga bisa membantu membunuh bakteri, jamur, dan virus. Bahkan ada penelitian yang menyebut bahwa minyak kelapa lebih ampuh mengusir bakteri penyebab jerawat ketimbang benzoyl peroxide yang biasanya digunakan pada obat jerawat.

    2. Mengatasi jerawat
    Masih soal jerawat, kandungan asam laurat dalam minyak kelapa ketika berpadu dengan asam retinoid dapat menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab jerawat. Selain itu, minyak kelapa juga mengandung capric, caproic, dan caprylic medium-chain fatty acids yang bisa melawan bakteri penyebab jerawat. Namun ingat, hal ini hanya akan efektif apabila minyak kelapa diaplikasikan langsung untuk wajah.

    3. Membersihkan wajah
    Tahap terpenting dalam merawat wajah adalah membersihkan. Minyak kelapa untuk wajah dapat membantu mengangkat makeup bahkan yang waterproof sekalipun. Cara mengaplikasikannya bisa dengan menggunakan kapas atau diaplikasikan langsung sebelum cuci muka.

    Namun perlu diingat, ada beberapa hal yang membuat minyak kelapa tidak cocok menjadi pengganti moisturizer, yaitu:

    - Menyumbat pori-pori
    Sifat minyak kelapa sangat komedogenik, artinya bisa menyumbat pori-pori. Ketika pori-pori tersumbat, hal ini dapat menyebabkan jerawat menjadi semakin parah terutama bagi mereka dengan kulit wajah berminyak. Artinya, minyak kelapa tidak cocok digunakan sebagai pengganti pelembap atau moisturizer karena justru membuat pori-pori tersumbat. Apabila ditumpuk dengan rangkaian makeup, yang terjadi justru penyumbatan pada kulit wajah.

    Namun, Anda tetap bisa menggunakan minyak kelapa untuk melembapkan bagian tubuh lainnya, seperti siku, lutut, tumit, lengan, dan kaki. Menjaga kelembapan kulit adalah salah satu kunci dalam menjaga kesehatan kulit Anda. Kulit perlu kelembapan agar optimal dalam mengatasi infeksi dan proses regenerasi. Mengaplikasikan minyak kelapa pada bagian-bagian tubuh yang kering dapat membantu melembapkan sekaligus mengatasi bakteri.

    - Rentan meninggalkan residu
    Mengaplikasikan minyak kelapa untuk wajah juga bisa meninggalkan residu pada wajah. Contohnya apabila menggunakan minyak kelapa untuk membersihkan wajah dengan makeup, bisa saja ada residu yang tertinggal. Bukannya bersih, justru ada lapisan minyak yang menempel pada wajah.

    - Belum tentu efektif
    Bisa jadi pada beberapa orang, minyak kelapa dapat mengatasi masalah jerawat karena kandungan asam linoleatnya yang tinggi. Meski demikian, ada risiko minyak kelapa menyebabkan breakout karena sifatnya yang komedogenik pada kulit. Hasilnya? Belum tentu efektif mengatasi jerawat.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.