Hindari Lupa Minum, Peneliti Kembangkan Pil Kontrasepsi Bulanan

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi wanita memegang pil KB. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Pil kontrasepsi menjadi salah satu pilihan praktis untuk perempuan yang ingin mengatur kehamilan. Sayangnya, alat kontraspsi ini agak berisiko tinggi jika lupa diminum sehari saja. Kini, para ilmuwan mengembangkan kontrasepsi oral yang hanya perlu diminum sebulan sekali.

Tim di Massachusetts Institute of Technology yang sedang mengembangkannya mengatakan pil itu bisa tersedia dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Menerbitkan temuan mereka dalam jurnal Science Translational Medicine, para peneliti mengatakan mereka mencoba untuk mengatasi masalah wanita yang lupa dengan dosis harian, yang dapat menyebabkan kehamilan secara tidak disengaja, atau wanita di negara berkembang tidak dapat mengakses kontrasepsi harian.

Para penulis penelitian mengatakan jika upaya mereka berhasil akan memiliki dampak signifikan pada wanita dan keluarga. Giovanni Traverso mengatakan, bagi banyak orang, ini mungkin sulit dipercaya.

"Namun data praklinis kami mendorong kami di sepanjang jalan itu," kata Traverso seperti dilansir Independent, Minggu (8/12/2019).

Pil KB tersebut akan berupa kapsul berlapis gelatin berbentuk bintang, yang awalnya dikembangkan oleh tim MIT untuk mereka yang memakai obat HIV atau malaria.

Bentuk bintang itu penting karena memungkinkan pelepasan yang lambat dari obat, yang berarti kontrasepsi senilai tiga minggu dapat ditelan dalam sekali jalan dan tetap di perut untuk secara bertahap diserap tubuh.

Pengujian pada babi menunjukkan metode ini dapat mencapai konsentrasi yang sama dengan minum pil setiap hari.

"Kapsul kami mewakili kemajuan besar menuju penyediaan kontrasepsi sebulan sekali kepada wanita. Kami ingin membantu memberdayakan perempuan sehubungan dengan kontrol kesuburan dan senang melaporkan kemajuan kami menuju tujuan itu," jelasnya.

Langkah selanjutnya untuk mendekatkan pil ke percobaan manusia adalah meningkatkan proses manufaktur dan evaluasi keselamatan, pekerjaan yang sebagian besar didanai oleh Bill dan Melinda Gates Foundation.

Tim juga perlu mencari cara untuk memulai pemecahan pil, dan meneruskannya melalui saluran pencernaan, begitu obat sudah diturunkan. Katalis potensial meliputi perubahan keasaman, perubahan suhu atau paparan bahan kimia tertentu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 214 juta wanita usia reproduksi di negara berkembang yang ingin menghindari kehamilan tidak menggunakan metode kontrasepsi modern, seperti pil KB.

Ameya Kirtane, dari MIT Institute for Integrative Cancer Research, mengatakan bahwa menghadirkan versi bulanan obat kontrasepsi dapat memiliki dampak luar biasa pada kesehatan global.

"Dampak yang dapat diberikan oleh kontrasepsi oral terhadap kesehatan manusia dan kesetaraan gender tidak dapat dilebih-lebihkan," katanya.

Para peneliti juga percaya bahwa pil seperti itu bisa menarik bagi wanita yang lebih memilih kontrasepsi oral jangka panjang daripada kontrasepsi jangka panjang lainnya seperti kontrasepsi koil atau yang dikenal dengan IUD.

BISNIS.COM 






Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

3 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


Pilah-pilih Alat Kontrasepsi: Benarkah Pil KB Bikin Obesitas?

49 hari lalu

Pilah-pilih Alat Kontrasepsi: Benarkah Pil KB Bikin Obesitas?

Salah satu efek samping yang cukup populer dari penggunaan alat kontrasepsi berupa pil KB adalah menyebabkan kegemukan.


Lakukan 4 Hal Ini untuk Meminimalisir Efek Samping Pil KB

53 hari lalu

Lakukan 4 Hal Ini untuk Meminimalisir Efek Samping Pil KB

Pil KB mengakibatkan beberapa efek samping. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisirnya.


Benarkah Pil KB Menyebabkan Kenaikan Berat Badan?

53 hari lalu

Benarkah Pil KB Menyebabkan Kenaikan Berat Badan?

Banyak wanita khawatir akan kenaikan berat badan yang disebabkan pil KB. Benarkah demikian?


Kaitan Pil Kontrasepsi dan Suasana Hati

29 Juni 2022

Kaitan Pil Kontrasepsi dan Suasana Hati

Dokter mengatakan penggunaan pil kontrasepsi hormonal dapat membantu meregulasi suasana hati menjadi lebih baik.


Kista Payudara pada Pria dan Wanita Bisakah Menjadi Kanker Payudara?

28 Juni 2022

Kista Payudara pada Pria dan Wanita Bisakah Menjadi Kanker Payudara?

Kista payudara dapat muncul di satu atau kedua payudara baik pada wanita atau pria. Bisakah kista itu menjadi kanker payudara?


5 Manfaat ASI Ekslusif bagi Ibu, Salah Satunya Alat Kontrasepsi Alami, Kok Bisa?

25 Mei 2022

5 Manfaat ASI Ekslusif bagi Ibu, Salah Satunya Alat Kontrasepsi Alami, Kok Bisa?

ASI eksklusif tak hanya memberikan manfaat untuk bayi, tapi juga untuk ibu menyusui. Berikut 5 manfaatnya, amntara lain sebagai alat kontrasepsi alami


Hailey Bieber Akui Minum Pil KB dan Idap Migrain jadi Pemicu Mini Stroke

28 April 2022

Hailey Bieber Akui Minum Pil KB dan Idap Migrain jadi Pemicu Mini Stroke

Hailey Bieber mengingatkan pengikutnya yang mengidap migrain agar berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan pil KB.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Rektor Rapat di DPR Soal SBM ITB, Pil Kontrasepsi

24 Maret 2022

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Rektor Rapat di DPR Soal SBM ITB, Pil Kontrasepsi

Topik tentang Rektor ITB menghadiri rapat dengan Komisi X DPR soal kisruh SBM ITB menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


Pil Kontrasepsi Non-hormonal untuk Pria Teruji Aman pada Tikus

24 Maret 2022

Pil Kontrasepsi Non-hormonal untuk Pria Teruji Aman pada Tikus

Sejauh ini belum ada obat atau pil kontrasepsi atau pil KB yang aman dan efektif untuk pria yang sudah berhasil melewati uji klinis.