Diet Makanan Bayi ala Jennifer Aniston, Mau Coba?

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Jennifer Aniston tampil cantik saat berpose di atas karpet merah dalam penayangan perdana film terbarunya,

    Aktris Jennifer Aniston tampil cantik saat berpose di atas karpet merah dalam penayangan perdana film terbarunya, "Mother's Day" di Los Angeles, 13 April 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernah dengar diet makanan bayi? Diet ini sempat popular beberapa tahun lalu. Aktris Hollywood Jennifer Aniston dikabarkan pernah melakukan diet ini untuk menurunkan berat badannya 3 kilogram dalam seminggu untuk Just Go With It.

    Sederhananya, diet ini berkisar pada mengkonsumsi makanan bayi dalam botol-botol kecil untuk mengurangi asupan kalori. Mengingat rasa makanan yang hambar, itu seharusnya mencegah Anda dari makan terlalu banyak dan akhirnya mengurangi kelebihan berat badan.

    Dalam sehari, 14 wadah makanan bayi dibagi antara sarapan, makan siang, dan makan malam - untuk jangka waktu tiga hari.

    Intinya diet makanan bayi adalah diet rendah kalori. Idealnya, Anda hanya diperbolehkan makan satu kali sehari, terutama makan malam. Untuk sisa hari itu, Anda bisa makan lima toples makanan bayi untuk sarapan, lima untuk makan siang, dua untuk camilan sore, dan dua untuk camilan malam. Rencana diet tidak menentukan jenis makanan bayi yang harus Anda makan.

    Taka da laporan resmi tentang penurunan berat badan dari diet ini. Tetapi, dengan mengganti makanan reguler dengan makanan bayi, Anda akan menurunkan jumlah kalori. Positif lainnya adalah konsumsi makanan yang tinggi buah-buahan dan sayuran, dan rendah lemak dan natrium.

    Kekurangannya, makanan bayi tidak memiliki kecerdasan gizi. Makanan ini juga tidak memenuhi kebutuhan protein dan serat. Juga, itu mungkin membuat Anda merasa lelah dan lapar sepanjang hari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.