Memahami Penyebab Wanita Susah Orgasme dan Tips Mengatasinya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan gagal bercinta. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan gagal bercinta. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Wanita juga bisa mengalami susah orgasme atau yang dikenal dengan istilah anorgasmia. Ketidakmampuan atau kesulitan mencapai orgasme bukanlah hal yang jarang terjadi bagi para wanita. Istilah susah orgasme ini dikenal sebagai anorgasmia.

    Saat sedang melakukan hubungan intim dengan pasangan, wajar saja jika istri ingin memuaskan suaminya dan mencapai orgasme bersama-sama. Namun, susah orgasme yang dialami seringkali dapat mengganggu hubungan seksual bersama suami.

    Masalah susah orgasme pada tiap wanita berbeda-beda dan secara umum terbagi menjadi empat macam, yaitu: Anorgasmia sepanjang hidup artinya tidak pernah mengalami orgasme sama sekali, Anorgasmia yang didapat yaitu pernah mengalami orgasme tetapi sekarang susah orgasme, Anorgasmia generalisasi yaitu tidak dapat orgasme dengan siapapun dan dalam keadaan apapun dan Anorgasmia situasional hanya bisa orgasme pada situasi tertentu, misalnya saat masturbasi, melakukan gaya seks tertentu, atau saat bersama orang tertentu

    Ada berbagai penyebab susah orgasme yang dipengaruhi oleh faktor hubungan dengan pasangan, fisik, dan psikologis. Permasalahan pada faktor-faktor tersebut bisa berkontribusi dalam memunculkan susah orgasme.

    1. Faktor fisik
    Faktor fisik yang memicu susah orgasme bisa diakibatkan oleh penyakit tertentu atau adanya masalah pada sistem reproduksi. Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti antidepresan, dapat menimbulkan masalah susah orgasme. Faktor fisik lainnya adalah faktor usia. Semakin tua usia, maka terdapat kemungkinan Anda untuk susah orgasme. Mengonsumsi alkohol secara berlebih dan merokok juga dapat mengganggu kemampuan untuk mencapai orgasme.

    2. Faktor psikologis
    Faktor psikologis merupakan faktor kedua yang turut berperan dalam memicu susah orgasme. Faktor psikologis yang dapat menyulitkan pencapaian orgasme dapat berupa stres, gangguan mental, seperti kecemasan dan depresi, penilaian bentuk tubuh yang buruk, serta pernah dilecehkan saat masih kecil. Selain itu, rasa malu dan takut saat berhubungan seksual mampu membuat Anda susah orgasme. Budaya dan agama juga tak luput menjadi salah satu hal yang bisa memengaruhi Anda dalam pencapaian orgasme.

    3. Faktor hubungan dengan pasangan
    Hubungan dengan pasangan sudah pasti dapat berpengaruh terhadap kemampuan mencapai orgasme. Kurangnya keintiman dan komunikasi dengan pasangan bisa menjadi salah satu akar permasalahan. Adanya konflik yang belum terselesaikan, masalah kepercayaan, dan perilaku kekerasan dalam rumah tangga juga turut berpartisipasi menimbulkan masalah susah orgasme.

    Penanganan susah orgasme tergantung dari penyebabnya. Apabila penyebabnya susah orgasme adalah karena kondisi medis, dokter akan mencari cara untuk mengatasi masalah medis yang dialami. Ketika susah orgasme terjadi karena postmenopause, Anda dapat menjalani terapi estrogen berupa koyo, gel, krim, ataupun pil. Selalu konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum memilih jenis terapi estrogen ataupun pengobatan alternatif lainnya.

    Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi susah orgasme

    1. Meningkatkan stimulasi seksual
    Wanita yang belum pernah mengalami orgasme mungkin mengalami masalah susah orgasme karena belum mendapatkan stimulasi seksual yang cukup. Umumnya, wanita akan lebih mudah orgasme dengan stimulasi di klitoris. Anda dapat meminta pasangan untuk melakukan lebih banyak stimulasi klitoris dengan berbagai gaya bercinta. Anda dan pasangan juga bisa menggunakan sex toy dan berfantasi seksual saat sedang berhubungan intim.

    2. Tenangkan pikiran dan rasakan stimulasi yang diberikan
    Saat sedang berhubungan seksual, fokus kepada stimulasi yang diberikan dan jangan pikirkan hal lain. Tenangkan pikiran Anda dan jangan merasa cemas saat menjalani hubungan intim bersama pasangan. Tidak perlu khawatir mengenai kapasitas Anda dalam memuaskan pasangan, Anda cukup fokus dalam merasakan sensasi-sensasi menyenangkan yang diberikan oleh pasangan.

    3. Tegangkan otot
    Anda memang harus tenang saat berhubungan intim, tetapi kadangkala menegangkan otot paha, pantat, dan perut dapat membantu Anda mencapai orgasme. Menegangkan otot dapat meningkatkan aliran darah ke alat vital dan membantu pencapaian orgasme. Anda juga bisa mencapai orgasme dengan menegangkan otot-otot pada bagian bawah panggul. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan latihan senam kegel yang dapat mengaktivasi otot bagian bawah panggul.

    4. Mengenali diri dengan lebih baik
    Susah orgasme bisa diatasi dengan mengenali atau mengetahui bagian-bagian tubuh Anda. Anda perlu menjelajahi bagian-bagian tubuh mana saja yang sensitif dan menimbulkan sensasi menyenangkan saat disentuh. Anda bisa mengeksplorasi diri dengan menggunakan tangan ataupun sex toy secara sendiri ataupun bersama dengan pasangan. Komunikasikan dengan pasangan mengenai cara stimulasi serta area mana yang ingin disentuh.

    5. Mengikuti terapi atau konseling
    Apabila susah orgasme diakibatkan oleh permasalahan psikologis atau hubungan dengan pasangan, maka Anda dapat mengikuti konseling bersama pasangan untuk dapat menyelesaikan konflik dalam rumah tangga. Selain itu, Anda dan pasangan juga bisa menjalani terapi seks yang bisa membantu menjalin komunikasi dengan pasangan dan membentuk perilaku yang mendukung keharmonisan rumah tangga. Terapi seks juga terdiri dari edukasi seks yang mungkin bisa membantu Anda dan pasangan saat berhubungan intim.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.