Siang atau Sore? Cek Waktu Tepat Stop Minum Kopi agar Tidur Pulas

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita membuat kopi. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita membuat kopi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Efek kopi pada setiap orang berbeda-beda. Ada yang bisa minum kapan saja, bahkan setelah makan malam tapi tetap bisa tidur hanya beberapa menit setelah kepalanya menyentuh bantal. Sementara yang lain tidak berani lagi menyentuh kafein setelah sore. Alasannya, jika minum kopi sore, mereka bisa begadang sepanjang malam.

    Adakah waktu tertentu sepanjang hari untuk melepaskan diri dari kafein agar bisa tidur nyenyak?

    Salah satu pendiri FitnessGenes, Inggris, yang juga seorang dokter, Dan Reardon, telah mempelajari bagaimana kopi mempengaruhi orang dengan cara yang berbeda. Menurut dia, kecepatan tubuh memetabolisme kafein sangat menentukan.

    "Metabolisme cepat mungkin membersihkan 100-200 miligram (takaran normal dalam secangkir kopi) hanya dalam beberapa jam, tapi untuk yang metabolismenya lambat bisa butuh waktu12-jam atau lebih, yang dapat mempengaruhi tidur,” kata dia, dilansir dari laman Well+Good Kamis, 19 September 2019.

    Jadi, jika Anda tergolong orang yang memiliki metabolisme cepat, Reardon merekomendasikan untuk minum kopi terakhir sebelum pukul 5 sore. "Jangan lupa bahwa untuk peminum kafein yang cepat, masih ada efek kumulatif dari kopi yang diminum pagi hari. Ini dapat memperlambat laju pemecahan kafein,” kata dia.

    Meski metabolisme cepat, ia menyarankan Anda tidak minum kopi saat makan siang agar tubuh punya waktu untuk memproses yang telah dikonsumsi. Kalau tidak, Anda bisa sulit tidur.

    Jika metabolisme Anda lambat, Reardon menyarankan kopi terakhir di hari itu adalah pukul 12 siang atau pukul 2 sore. Alasannya, tubuh rata-rata butuh delapan jam untuk memetabolisme kafein dalam secangkir kopi.

    "Saya juga merekomendasikan agar orang memperhatikan konsumsi produk-produk yang mengandung kafein lain seperti minuman berenergi, minuman sebelum berolahraga, dan pembakar lemak," kata Reardon.

    Kebiasaan minum kopi bukan satu-satunya faktor yang berperan dalam kebiasaan tidur Anda. Kesulitan tidur juga bisa disebabkan oleh gawai, stres, atau lapar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.