5 Tips Menyimpan Kopi Supaya Kualitasnya Tetap Terjaga

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasikopi. fadquip.com

    Ilustrasikopi. fadquip.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tidak cukup puas dengan memesan kopi di kedai kopi, kini banyak penggemar kopi yang mencoba menikmati kopi racikan sendiri dengan menggiling sendiri biji kopi di rumah. Apalagi alat penggiling dan peracik kopi manual banyak dijual.

    Namun, tahukah Anda, menyimpan biji kopi tak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang diperlukan dalam menyimpan biji kopi agar kualitasnya terjaga.

    Pertahankan bentuk asli
    “Untuk menikmati cita rasa paling segar dari kopi, menyimpannya dalam bentuk biji membuatnya lebih tahan lama daripada kopi yang sudah digiling,” bilang Jeff Taylor, pemilik PT’s Coffee Roasting Co. dan Bird Rock Coffee Roasters di Amerika Serikat. Jadi, jangan langsung menggiling semua biji kopi yang Anda beli. Giling hanya sesuai kebutuhan lalu simpanlah sisanya masih dalam bentuk biji kopi. 

    Jangan simpan di dalam kulkas
    Mantan manajer salah satu kafe Starbucks di Amerika Serikat, Tracey Huffmans, mengatakan, menyimpan biji kopi di dalam kulkas atau freezer dapat menyebabkan biji kopi menyerap rasa dan aroma udara di sekitarnya, yang otomatis merusak aroma kopi itu sendiri. 

    Baca juga: Kopi Ternyata Bermanfaat untuk Tanaman, Ketahui Caranya Berikut

    Hindari udara lembap
    “Kelembapan udara yang fluktuatif bisa menyebabkan kondensasi di dalam wadah penyimpanan kopi dan berakibat biji kopi lembap serta lembek,” kata Tom Schleuning dan Charles Gonzalez, pemilik kedai kopi Rosella Coffee Co. di Texas, Amerika Serikat. 

    Letakkan di tempat kering dan gelap
    Idealnya biji kopi diletakkan di tempat yang gelap, dengan suhu ruangan dan lingkungan yang kering seperti lemari kabinet dapur. Hindari meletakkan di dekat benda-benda panas seperti microwave atau lemari kabinet di atas kompor. Sama seperti udara lembap, cahaya langsung dan suhu panas merusak cita rasa kopi.

    Baca juga: Cemas Lihat Buih Kopi? Mungkin Anda Thrypophia, Apa Itu?


    Cara Menyimpan Biji Kopi agar Kualitasnya Terjaga (bagian 2 - habis) (dok. Telegraph)

    Baca juga: Yuk, Ngopi Asyik di Fakultas Kopi 

    Simpan di dalam kantong kertas
    Anda bisa menggunakan wadah stoples kaca, stoples keramik, dan wadah-wadah penyimpanan yang tidak mengandung logam yang reaktif. Namun, menurut Huffmans, wadah penyimpanan biji kopi terbaik adalah kantong kertas dengan katup udara satu arah. Kantong seperti ini memungkinkan udara dari dalam kantong keluar; di sisi lain tidak banyak udara dari luar yang masuk ke dalam kantong.     

    Jika biji kopi yang Anda beli tidak diwadahi kemasan kantong seperti ini, gunakan vakum untuk menyedot udara sebelum membungkusnya kembali. “Cara ini melindungi biji kopi dari kontak dengan cahaya, udara, dan kelembapan yang dapat merusak rasa kopi,” jelas Schleuning dan Gonzalez.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.