4 Manfaat Susu untuk Kecantikan, Bisa Melawan Tanda Penuaan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi susu segar (Pixabay.com)

    Ilustrasi susu segar (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Susu merupakan sumber protein dan kalsium yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Itu sebabnya, anak-anak dianjurkan minum susu setiap hari. Tapi, tahukah Anda bahwa susu juga memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan kulit? Anda bisa memasukkan susu sebagai salah satu rutinitas kecantikan.

    Dari melembapkan hingga melawan tanda-tanda penuaan, berikut adalah empat manfaat susu untuk kecantikan, seperti dikutip dari Times of India, Selasa, 17 September 2019.

    Ilustrasi wajah wanita yang mulus bersih dan segar. shutterstock.com

    1. Membersihkan kulit

    Tahukah Anda bahwa susu juga bisa dijadikan pembersih kulit wajah? Susu dapat membantu menghilangkan sel-sel kulit mati dengan cara yang lembut. Caranya, aplikasikan satu sendok susu pada kulit wajah, pijat berlahan-lahan, laku bersihkan dengan kapas atau tisu.

    2. Melawan tanda-tanda penuaan

    Susu mengandung asam laktat yang dapat meningkatkan kesehatan kulit. Asam ini membantu memperbarui produksi kolagen yang mulai menurun seiring dengan pertambahan usia. Pembaruan kolagen dapat membuat kulit jadi kencang. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, gunakan susu mentah untuk perawatan wajah.

    3. Mengatasi sengatan matahari

    Sengatan matahari sering kali menimbulkan rasa sakit yang akan membekas cukup lama. Anda bisa menggunakan susu untuk mengatasinya. Susu mengandung antioksidan yang membantu meringankan peradangan sekaligus melembapkan kuliy.

    4. Pelembap

    Susu mentah mengandung asam laktat yang cukup tinggi. Itu sebabnya, susu juga bisa menjadi pelembap yang baik untuk kulit. Caranya, siapkan susu dingin, lalu celupkan kapas ke dalamnya. Oleskan ke kulit wajah lalu diamkan selama 10 menit. Setelah itu bilas. Mau mencoba?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.