Keju Kambing dan 6 Jenis Keju Lain yang Sehat Dikonsumsi

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keju. Shutterstock

    Ilustrasi keju. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Keju salah satu bahan makanan yang digunakan sebagai penambah cita rasa. Meskipun keju mengandung lemak jenuh dan natrium yang lebih tinggi daripada camilan atau bumbu lainnya, keju enak dan mengenyangkan.

    Selain itu keju memberikan banyak nutrisi yang Anda butuhkan untuk merasa kenyang lebih lama, serta memberikan mineral penting yang Anda butuhkan untuk kesehatan secara keseluruhan. Anda tidak perlu banyak mengkonsumsi keju, sekitar 1/4 cangkir atau 1 ons irisan mengandung 80-110 kalori tergantung pada jenis dan kadar lemak. Melansir laman Good Housekeeping, ada beberapa keju sehat yang bisa ditambahkan ke dalam makanan atau kudapan.

    Jenis-jenis keju yang sehat untuk dikonsumsi

    1. Keju mozzarella
    Keju yang lebih lunak ini membutuhkan lebih sedikit garam daripada keju yang lebih keras, yang membuatnya lebih rendah natrium. Kebanyakan kurang dari 10 persen dari asupan natrium harian yang direkomendasikan.

    Dengan 200mg kalsium per sajian, ini juga merupakan keju yang mengandung nutrisi yang berfungsi sebagai sumber mineral pembentuk tulang yang hebat dan menyediakan hingga delapan gram protein per 1 ons sajian. Tambahkan sedikit mozzarella dalam salad, sebagai topping pada sup, sandwich, atau omelet, atau tambahkan dengan tomat dan kemangi segar dengan sedikit minyak zaitun untuk salad caprese yang lezat.

    2. Keju Swiss
    Sebagai keju semi-keras yang terbuat dari susu sapi, keju Swiss adalah pilihan yang baik untuk seseorang yang mencari keju yang rendah lemak dan natrium. Ingatlah bahwa merek akan bervariasi, jadi jika Anda memilih keju ini karena kandungan natriumnya lebih rendah, lihat yang mengandung 140 mg natrium atau kurang per sajian.

    Kandungan vitamin B12 di dalamnya juga lebih tinggi daripada kebanyakan keju lainnya, yang sangat penting untuk fungsi sel, otot, dan saraf secara keseluruhan, dan Anda masih akan mendapatkan sekitar 20 persen dari nilai harian Anda untuk kalsium. Setiap irisan berkisar sekitar 100 kalori, jadi ini adalah pilihan makan siang yang sempurna.

    3. Keju parmesan
    Dikemas dengan nutrisi, terutama kalsium dan fosfor, keduanya penting untuk kesehatan tulang. Selain itu, keju yang lebih keras seperti parmesan cenderung lebih rendah lemak dan lebih tinggi protein (sekitar 9 gram per sajian), dan sementara mereka juga mungkin lebih tinggi dalam natrium, keindahan keju seperti parm adalah bahwa hanya sedikit berjalan jauh .

    Ilustrasi keju mozarella. Mastercook.com

    4. Keju Bleu
    Walaupun keju bleu cenderung mengandung natrium lebih tinggi, keju ini memberikan lebih banyak kalsium, yang merupakan nutrisi penting untuk kesehatan tulang yang optimal. Mirip seperti parmesan Anda hanya perlu beberapa crumbles untuk menambahkan rasa pada salad, sup, atau makanan pembuka buatan sendiri.

    5. Keju cottage
    Protein lebih tinggi daripada keju lain dan rendah kalori, keju cottage merupakan pilihan tepat untuk ditambahkan dalam makanan dan camilan. Keju cottage juga mengandung selenium, yang merupakan antioksidan kunci yang membantu mengurangi risiko peradangan kronis

    6. Keju ricotta
    Keju Italia terbuat dari sapi, kambing, domba, atau susu kerbau, keju ricotta kebanyakan mengandung protein whey, yang mengandung semua asam amino esensial. Protein whey telah sering dicatat untuk mempromosikan pertumbuhan otot dan dapat membantu dalam manajemen berat badan serta kesehatan jantung.

    7. Keju kambing
    Keju kambing mungkin lebih mudah bagi sebagian orang untuk dicerna daripada keju yang terbuat dari susu sapi. Ini secara alami lebih rendah laktosa dan mengandung A2 kasein.  Sangat bagus bila ditambahkan ke salad atau taburan roti panggang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.