Penyebab Lapisan Putih pada Mulut Bayi dan Cara Membersihkannya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi menunjukkan lidahnya. Unsplash.com/Dragos Gontariu

    Ilustrasi bayi menunjukkan lidahnya. Unsplash.com/Dragos Gontariu

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu aspek kesehatan yang pada bayi yang penting diperhatikan adalah kebersihan mulut bayi. Orang tua harus membersihkan mulut bayi secara rutin. Hal ini agar bayi terbiasa dengan kebersihan mulut sedini mungkin.

    Apalagi bayi belum memiliki gigi, sehingga lidah bayi yang harus dibersihkan. Tujuannya untuk mengurangi sisa-sisa susu atau makanan dari dalam mulut, mengurangi bau mulut tak sedap pada bayi, serta menurunkan risiko penumpukan bakteri dalam mulut.

    Jika tidak pernah dibersihkan akan meningkatkan risiko infeksi dan penyakit pada gigi dan gusi akibat kuman yang menumpuk. Namun, jika terbiasa, orangtua akan lebih mudah untuk membiasakan si anak untuk gosok gigi serta menjaga kesehatan gigi dan mulutnya di kemudian hari. 

    Pada bayi berusia di bawah enam bulan, orangtua bisa menetapkan satu waktu tiap malam untuk rutin membersihkan mulut bayinya. Sementara bayi berusia enam bulan ke atas dan sudah mulai diberi makanan padat, orangtua bisa rutin membersihkan mulut bayi setelah jadwal makan terakhirnya.

    Biasanya beberapa orang tua sering melihat lapisan putih yang menutupi lidah bayi. Lapisan putih tersebut bisa merupakan sisa susu atau infeksi jamur di kulit. Berikut ini cara membedakannya.

    1. Lapisan putih karena sisa susu
    Mudah dibersihkan dan tidak permanen di lidah. Jika lapisan putih pada lidah bayi mudah hilang saat lidah bayi diseka dengan kain kasa basah, berarti ini sisa-sisa susu.  Lapisan putih ini hanya ada pada lidah bayi. Terjadi akibat mulut bayi belum memproduksi cukup banyak air ludah. Sebagai akibatnya, sisa susu sulit hilang dari permukaan lidah. Penumpukan sisa susu juga sering terjadi pada bayi dengan tongue tie. Karena gerak lidahnya terbatas, nyaris tidak ada gesekan antara lidah dan langit-langit mulut, sehingga sisa susu menumpuk di lidah. 

    2. Lapisan putih karena infeksi jamur
    Tidak bisa hilang meski cara membersihkan lidah bayi sudah dilakukan dengan benar. Lapisan putih bisa ada di lidah, pipi bagian dalam, maupun gusi.  Disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh bayi yang belum sempurna, sehingga jamur mudah tubuh. Penggunaan antibiotik (pada ibu maupun bayi) untuk mengobati infeksi lain juga bisa memicu infeksi jamur pada mulut bayi. Antibiotik bisa saja malah membunuh bakteri baik di dalam mulut, sehingga jamur tumbuh secara berlebihan.

    Ilustrasi bayi menunjukkan lidahnya. Unsplash.com/Dragos Gontariu

    Namun, jika mengetahui cara membersihkan lidah bayi yang benar, kebersihan mulut bayi akan tetap terjaga. Mungkin pada awalnya, kegiatan ini agak sulit dilakukan. Tapi orangtua harus tetap sabar dan terus berusaha untuk membersihkan mulut bayi secara rutin, apalagi jika nanti giginya sudah tumbuh.

    Cara membersihkan lidah bayi bisa dengan langkah-langkah berikut:

    • Pastikan tangan Anda bersih, cucilah dengan sabun dan air mengalir sebelum membersihkan mulut bayi.
    • Siapkan air matang dalam mangkuk. Anda bisa menggunakan air hangat atau bersuhu ruangan.
    • Ambil kain kasa dan lilitkan pada jari telunjuk Anda, lalu basahi dengan air matang yang telah tersedia.
    • Anda bisa memangku bayi, seperti posisi hendak memberinya susu.
    • Bila bayi tidak mau membuka mulut, sentuhkan jari di bibirnya. Sentuhan ini biasanya akan membuat bayi membuka mulut karena mengira akan diberi makan.
    • Jika mulut bayi tetap menutup, tetaplah sabar dan coba terus sampai bayi mau membuka mulutnya.
    • Begitu mulut bayi terbuka, masukkan jari yang sudah dililit kasa ke dalam mulutnya perlahan-lahan.
    • Langsung seka lidah bayi dalam gerakan memutar yang lembut. 
    • Jangan lupa juga menyeka bagian dalam pipi serta gusi bayi. 

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.