Trik Padu Padan Aksesori dengan Kebaya agar Tidak Berlebihan

Reporter:
Editor:

Mila Novita

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wanita mengenakan baju kebaya berjalan di area Monumen Nasional saat mengikuti hari Gerakan Nasional kembali ke busana identitas Indonesia di Monas, Jakarta, Selasa, 2 Juli 2019. Gerakan ini dinamakan sebagai Selasa Berkebaya untuk mengajak anak-anak muda tetap menjaga kelestarian busana kebaya agar lebih dikenal negara luar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Sejumlah wanita mengenakan baju kebaya berjalan di area Monumen Nasional saat mengikuti hari Gerakan Nasional kembali ke busana identitas Indonesia di Monas, Jakarta, Selasa, 2 Juli 2019. Gerakan ini dinamakan sebagai Selasa Berkebaya untuk mengajak anak-anak muda tetap menjaga kelestarian busana kebaya agar lebih dikenal negara luar. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Aksesori dan kebaya tidak bisa dipisahkan. Penggunaan aksesori, baik kalung, gelang, atau anting dapat akan menyempurnakan penampilan secara keseluruhan. Namun, padu padan aksesori degan kebaya pun ada triknya agar tidak nampak berlebihan.

    Salah satu jenis kebaya yang sering dipakai adalah kebaya Kartini. Pakemnya kebaya Kartini dipadu dengan kain panjang. Ciri model kebaya Kartini adalah bagian depan kebaya tertutup. Salah satu aksesori yang disarankan adalah giwang atau bros.

    “Kebaya Kartini itu benar-benar simpel. Emboidered di kebaya sudah indah, enggak ada batunya. Biasanya dipercantik memakai bros di bagian tengah kebaya. Bros itu diletakkan agak ke atas, di antara tulang rusuk paling rusuk hingga tulang kerah. Pakai juga anting yang tidak besar dan bentuk bulat seperti giwang,” ucap Rani Tachril sebagai salah satu pendiri dan CEO perhiasan Alenka & Margo saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Menurut Rani, desain kebaya Kartini yang sudah tematik lebih indah dipadu dengan aksesori berukuran minimalis. Beda dengan kebaya Bali yang penuh aneka warna. Dia menyarakan berani mengenakan aksesori ukuran besar.

    “Bagi yang suka pakai kebaya Bali, jangan takut bereksperimen dengan aksesori ukuran besar, misalnya anting, bros atau gelang. Sebab ‘tone’ dari kebaya Bali itu adalah meriah. Jadi aksesori ukuran besar bisa semakin menambah unsur festive,” katanya.

    Meskipun tidak ada pakem khusus untuk padu padan aksesori dan busana, Rani menjelaskan jika sudah menggunakan satu aksesori ukuran besar sebaiknya dipasangkan dengan aksesori lain yang berukuran minimalis atau simpel.

    “Yang terpenting memang be yourself dalam memakai aksesori," ujarnya. Kalau mau pakai kombinasi aksesori dari bahan bebatuan dan mutiara, boleh-boleh saja untuk kebaya. Atau aksesori emas dengan perak. Bisa juga berlian diselaraskan dengan perak. Asalkan si pemakainya percaya diri. "Soal ukuran, jika Anda sudah pakai satu aksesori besar sebaiknya dipadukan dengan aksesori minimalis. Tujuannya cukup satu titik yang menjadi statement pieces dalam penampilan,” kata Rani.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.