Memahami Durasi yang Tepat saat Keramas

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keramas.netdna-cdn.com

    Ilustrasi keramas.netdna-cdn.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kegiatan keramas semestinya berlangsung tiga hingga lima menit agar tidak ada lagi sisa partikel yang menyebabkan kulit kepala gatal. Begitu menurut pakar perawatan kulit PT Paragon Technology & Innovation, Meti Fatmawati.

    "Jika keramas terlalu lama, banyak partikel yang dapat mengendap di rambut. Jika partikel itu terlalu lama bertahan di rambut, justru rambut akan lepek." kata Meti.

    Meti juga menyarankan frekuensi keramas disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rambut. Begitu pula pemijatan lembut untuk menguatkan akar rambut.

    Artikel lain:
    Manfaat Menyisir Rambut Sebelum Keramas  
    Jenis Rambut Pengaruhi Frekuensi Keramas, Simak Penjelasannya

    Pembilasan rambut perlu dipastikan secara menyeluruh agar busa sampo tidak tertinggal di rambut. Busa sampo menyebabkan rambut lepek dan kulit kepala terasa gatal.

    "Selepas keramas, pembilasan harus sempurna. Jadi, penyebab rambut lepek atau kadang ada putih-putih itu berasal dari residu atau busa sampo yang belum dibilas. Sisa busa itu menumpuk dan menyebabkan gatal," kata Meti.

    "Kadang pakai sampo beberapa hari masih ada putih-putih. Itu belum tentu ketombe. Pembentukan ketombe enggak terjadi secara cepat. Jadi, pastikan busa ketika keramas tidak ada lagi di rambut," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.