Manfaat Menyisir Rambut Sebelum Keramas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menyisir rambut. Shutterstock

    Ilustrasi menyisir rambut. Shutterstock

    TEMPO.COJakarta - Keramas merupakan kegiatan rutin yang Anda lakukan. Prosesnya pun tinggal mengoleskan sampo secara merata ke seluruh bagian rambut, lalu membilasnya. Jika langkah tersebut merupakan rutinitas Anda ketika keramas, bisa dibilang Anda salah menjalani kegiatan rutin ini.

    Pasalnya, sebelum keramas, rambut sebaiknya disisir terlebih dahulu. Tujuannya agar tidak terdapat rambut yang kusut, yang akhirnya bisa mengurangi risiko rambut tercabut ketika keramas.

    Setelahnya, basahi rambut dengan air yang memiliki suhu sedang, artinya tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Tahap ini merupakan tahap paling penting ketika keramas. Sebab, suhu yang tepat akan membuat folikel rambut terbuka, dan semua kotoran bisa dibersihkan dari kulit kepala.

    Sedangkan ketika membilas rambut, Anda membutuhkan air dingin. Agar folikel rambut tertutup dan mencegah timbulnya rambut rontok.

    Untuk sampo, gunakan sampo yang ringan dan tidak mengandung paraben atau bahan pengawet. Pijat kulit kepala secara perlahan dengan sampo dan fokus pada akar rambut karena bagian ini merupakan bagian rambut yang paling berminyak. Sebaliknya, ujung rambut biasanya dalam kondisi yang kering.

    Jangan lupa menggunakan conditioner pada ujung rambut agar rambut tetap lembap. Hindari mengoleskan conditioner pada kulit kepala karena akan membuat rambut semakin berminyak.

    Tahap terakhir adalah sisir rambut dengan jari tangan. Sebab, rambut sangat sensitif setelah keramas, dan menyisir dengan sisir akan membuat rambut rontok. Jadi sebaiknya rapikan rambut secara perlahan dengan jari tangan.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:
    Teknik Meluruskan Rambut tanpa Alat Pemanas
    Tidur, Kunci Sukses Perawatan Kulit di Usia 30-an  
    7 Ramuan Bawang Bombai untuk Rambut Sehat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.