Punya Masalah Rambut Lepek, Atasi dengan Racikan Bahan Dapur Ini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita memegang rambutnya. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita memegang rambutnya. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Masalah rambut lepek dan berminyak sering dialami beberapa orang. Jika mengalaminya tentu menjadi tak nyaman dan merusak penampilan secara keseluruhan. 

    Baca juga: Ampuhnya Masker Yogurt untuk Menyuburkan Rambut

    Untuk mengatasinya, ada berbagai cara yang bisa kamu coba. Tak perlu mengeluarkan banyak biaya, kamu bisa menggunakan bahan dapur yang ada di rumahmu. Berikut 3 racikan bahan dapur yang bisa kamu gunakan untuk menghilangkan masalah rambut lepek.

    #1. Dry Shampoo dari Bahan Dapur
    Dry shampoo sering jadi andalan banyak orang untuk mengatasi rambut lepek dengan cepat. Kamu juga bisa membuat dry shampoo sendiri dari bahan dapur. Caranya cukup campurkan 2 sendok tepung jagung, 1 sendok cocoa powder, 1 sendok baking soda, 1 sendok essential fragrance oil dan setengah sendok garam. Setelah itu, kamu bisa mengaplikasikannya seperti menggunakan dry shampoo di rambutmu.

     

    ADVERTISEMENT

    #2. Hair Spray dari Teh Hijau
    Teh hijau memiliki kandungan tanin yang bisa mengatasi produksi minyak berlebih pada rambutmu. Kamu bisa mengaplikasikan teh hijau pada rambutmu sebagai hair spray. Rebus satu sendok teh hijau pada dua cangkir air. Lalu, saring dan tuang ke dalam semprotan. Semprotkan pada rambutmu untuk mengatasi rambut lepek. 

    #3. Masker Jeruk Nipis
    Kamu juga bisa menggunakan jeruk nipis sebagai masker rambut untuk mengatasi masalah lepek. Untuk menggunakannya, kamu perlu mencampur perasan jeruk nipis dengan cuka dan air. Setelah itu, usapkan ke kulit kepala dan diamkan selama 1 jam. Lalu, bilas rambutmu sampai bersih.

    TEEN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.