4 Penyebab Bibir Kering dan Pecah-pecah, Salah Satunya AC

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bibir kering dan pecah-pecah. Shutterstock.com

    Ilustrasi bibir kering dan pecah-pecah. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang pasti pernah mengalami bibir kering atau pecah-pecah. Bibir yang kering biasanya disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya kurang minum air putih.

    Selain itu, ada juga beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan bibir kering hingga pecah-pecah. Berikut empat di antaranya.

    Artikel terkait:
    7 Tips untuk Mencegah Bibir Kering
    Atasi Bibir Kering dengan 7 Kiat Berikut

    #Menjilat bibir
    Kebiasaan menjilat bibir sangat sulit dihentikan karena setiap orang melakukannya saat bibir terasa kering. Namun, menjilat bibir justru akan mengurangi kelembabannya dan bibir pun akan mudah kering dan pecah-pecah.

    ADVERTISEMENT

    #Tak pakai lip balm
    Lip balm adalah barang yang harus dibawa kemana pun untuk membuat bibir selalu lembab. Lip balm sebaiknya digunakan sebelum tidur dan sebelum memakai lipstik. Kelembaban bibir akan selalu terjaga dan lipstik yang dipakai akan lebih awet.

    Baca juga:
    Kiat Membuat Bibir Merah Alami dengan Lip Stain
    Lipstik Vegetarian Ini Mampu Menutup Bibir dengan Sempurna

    #Terlalu lama di ruangan ber-AC
    Sama seperti kulit, bibir juga akan menjadi kering jika terlalu lama berada di ruangan ber-AC. Karena itu, bawalah selalu pelembab bibir supaya bibir tidak mudah kering.

    #Tidak teliti dengan kandungan lipstik
    Bibir kering atau pecah-pecah juga bisa disebabkan oleh kandungan yang ada di lipstik. Ada beberapa orang tidak cocok menggunakan lipstik dengan kandungan tertentu sehingga membuat bibir mereka kering. Untuk mengatasinya, biasakan pakai pelembab bibir sebelum memakai lipstik.

    TEEN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.