Rabu, 12 Desember 2018

Lindswell Kwok Akan Masuk Lembaran Hidup Baru, Pensiun Jadi Atlet

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lindswell Kwok dan Ahmad Hulaefi. Instagram.com/@nahrawi_imam

    Lindswell Kwok dan Ahmad Hulaefi. Instagram.com/@nahrawi_imam

    TEMPO.CO, Jakarta - Lindswell Kwok menorehkan prestasi mengagumkan di Asian Games 2018 dengan meraih medali emas. Setelah mencapai sukses di bidang olahraga wushu, Lindswell Kwok akan melakukan satu pencapaian lagi dalam hidupnya, yakni menikah.

    Baca: Lindswell Kwok Sebut Siapa Musuh Terbesarnya

    Lidswell Kwok sudah memilih tambatan hatinya, yakni Achmad Hulaefi yang juga seorang atlet wushu lainnya. Sejak jauh hari, wanita 27 tahun ini sudah menyatakan kalau satu hari dia akan mundur dari dunia olahraga.

    Pada awal 2018, jauh sebelum berlaga di Asian Games 2018, Lindswell Kwok meyatakan perhelatan olahraga se-Asia itu adalah penampilannya yang terakhir. "Saya pensiun setelah Asian Games. Karena itu saya menargetkan prestasi yang tinggi," kata Lindswell.

    Tak cuma berhenti menjadi atlet, menerima tawaran menjadi PNS, dan merencanakan pernikahan dengan Achmad Hulaefi, Lidswell Kwok juga menjadi seorang muslimah. Kini dia tampil dengan mengenakan hijab.

    Selain meraih medali emas di Asian Games 2018, Lindswell juga menyabet gelar juara dunia setelah memenangi lomba nomor andalannya, taijijian, dalam Kejuaraan Dunia Wushu 2017 yang berlangsung di Kazan, Rusia. Kemenangan itu merupakan yang ketiga kalinya setelah dia meraih juara dunia pada 2013 dan 2015.

    Sebelumnya, Lindswell menyumbang medali emas SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Saat itu, Lindswell memboyong medali emas kelima bagi kontingen Indonesia di nomor taijijian putri. Dalam SEA Games, Lindswell mampu mengoleksi empat medali emas berturut-turut di nomor taijijian pada 2011, 2013, 2015, dan 2017.

    Artikel lainnya: Selain Wushu, Atlet Lindswell Kwok Senang dengan 3 Hal Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.