Almond Kurangi Risiko Penyakit Jantung Penderita Diabetes

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kacang Almond. Getty Images

    Ilustrasi Kacang Almond. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Almond dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular pada penyandang diabetes tipe 2. Hal ini berdasarkan sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition & Metabolism. 

    Baca juga: Komplikasi Diabetes Anak Sama dengan Orang Tua, Perawatannya Beda

    Studi tersebut memeriksa efek 60 gram almond sehari pada kadar gula darah dan faktor penyakit kardiovaskular di antara 33 orang Tiongkok yang menderita diabetes tipe 2.
    Hasilnya, diet almond menawarkan kualitas nutrisi yang lebih baik secara keseluruhan.

    Di antara sebagian orang yang memiliki diabetes tipe 2 dan kadar gulanya terkontrol, konsumsi almond menurunkan kadar glukosa serum puasa (yang mengukur kadar gula darah setelah puasa) sebesar 6 persen dan HbA1c. Hasil ini menunjukkan bahwa memasukkan almond dalam menu makan bisa membantu kadar gula darah penderita diabetes tipe 2 lebih terkontrol dalam jangka panjang.

    ADVERTISEMENT

    Sebuah studi klinis terkontrol acak dalam Journal of Functional Foods menyelidiki efek
    penambahan 1,5 ons almond ke dalam diet selama 12 minggu pada penderita diabetes dan faktor risiko penyakit jantung pada 21 orang dewasa Amerika yang juga menderita diabetes tipe 2 yang tidak terkontrol.

    Hasilnya, partisipan yang mengkonsumsi almond tingkat protein C-reakif (CRP) turun 30 persen dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi almond. Protein ini merupakan penanda peradangan yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Menurut para peneliti, peradangan dianggap memainkan peran dalam penyakit jantung, diabetes, dan penyakit kronis lainnya, dan peningkatan CRP berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular pada orang dengan iabetesd tipe 2.

    Almond memiliki indeks glikemik rendah dan menyediakan paket nutrisi yang kuat termasuk serat, protein, kalsium dan folat, sehingga bisa menjadi camilan yang bagus bagi mereka dengan diabetes tipe 2. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.