Selasa, 13 November 2018

Peran Generasi Milenial Mengubah Tren Perhiasan Mewah

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendall Jenner tampil dengan riasan wajah nude dan perhiasan dari Chopard saat menghadiri pemutaran film 120 Beats Per Minute di festival film Cannes ke-70 di Cannes, Prancis, 20 Mei 2017. REUTERS/Regis Duvignau

    Kendall Jenner tampil dengan riasan wajah nude dan perhiasan dari Chopard saat menghadiri pemutaran film 120 Beats Per Minute di festival film Cannes ke-70 di Cannes, Prancis, 20 Mei 2017. REUTERS/Regis Duvignau

    TEMPO.CO, Jakarta - Generasi milenial memiliki banyak kekuatan dalam bisnis apapun. Bukan hanya mengubah tren mode atau gaya hidup, generasi milenial ternyata juga mengubah tren perhiasan mewah.

    Baca juga: Perhiasan dan Busana Harus Sejalan, Cek Pameran Ini

    Hal ini membuat merek perhiasan mewah ternama, seperti Bvlgari, juga mengubah koleksi perhiasan mereka untuk disesuaikan dengan keinginan generasi milenial. “Generasi milenial memang memiliki buying power, di antara mereka sekarang menjadi pengusaha atau memulai keluarga. Kita juga harus bisa menjadi lebih relatable dengan mereka,” jelas Stefanie Soewono, Marketing dan Communication Manager BVLGARI MRA Group, di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa 23 Oktober 2018.

    Stefanie mengakui kalau semakin banyak merek perhiasan mewah yang mengubah tren karena generasi milenial. “Kalau melihat tren, kita melihat kalau mode semua arahnya ke streetwear, yang lebih muda yang ke milenial. Perhiasan, walaupun perubahannya tidak seperti mode, harus mengeluarkan sesuatu yang kena untuk mereka (generasi milenial),” lanjutnya.

    Sebab itu, perhiasan mewah seperti BVLGARI yang tadinya membuat perhiasan klasik untuk wanita yang lebih tua, sekarang juga meluncurkan perhiasan unik seperti koleksi 80s pop culture, sampai perhiasan berbentuk es krim sorbet.

    Harganya juga disesuaikan dengan generasi milenial. Bila sebelumnya semua perhiasan mewah di atas Rp 10 juta, sekarang ada beberapa produk yang lebih sederhana dan klasik yang bisa didapatkan dengan harga di bawah Rp 10 juta.  “Kita melihat milenial bisa mulai dari beli perhiasan sederhana, namun dari tahun ke tahun mereka akan membeli perhiasan yang lebih mewah lagi. Jadi kita ingin mereka berkembang bersama kita,” tutur Stefanie.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hari Ayah, Diprakarsai Bukan oleh Para Bapak

    Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Ayah yang ternyata diprakarsai bukan oleh para bapak tapi oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi.