Kiat Memilih Perhiasan yang Sesuai Kepribadian

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perhiasan antik. tabloidbintang.com

    Ilustrasi perhiasan antik. tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perhiasan kini tak lagi hanya sebagai aksesori namun sudah menjadi bagian dari gaya hidup, khususnya wanita. Memakai perhiasan dapat menambah kepercayaan diri.

    Memadukan perhiasan butuh trik. Berikut ini beberapa trik yang dapat diterapkan dalam memilih perhiasan yang sesuai dengan kepribadian.

    Baca juga:
    Perhiasan dan Busana Harus Sejalan, Cek Pameran Ini
    Mengintip Perhiasan yang Paling Digemari Anak Muda Jaman Now

    Direktur kreatif UBS Gold, Erwin Suganda, mengatakan memilih emas bisa disesuaikan dengan pilihan bagian tubuh mana yang akan ditonjolkan. Misalnya saja dari bagian tangan dengan cincin. Pasalnya, cincin juga dapat menunjukam otoritas atau kekuatan.

    ADVERTISEMENT

    "Kalau kerjanya banyak tanda tangan dan menjadi pembicara, kan sering menggunakan tangan," kata Erwin.

    Sementara itu, seseorang yang sering berhadapan dengan orang lain, perhiasan untuk menonjolkan area muka dapat ditunjukan melalui anting atau kalung. Misalnya saja memilih anting atau kalung yang lebih berkilau. Untuk memilih anting juga dapat disesuaikan dengan bentuk wajah.

    "Jika bentuk muka panjang, lebih baik pakai anting bulat untuk mengimbangi. Tapi kalau muka bulat atau persegi lebih baik yang panjang, sehingga mengimbangi," ujarnya.

    Selain itu, terkadang ada beberapa orang yang kebingungan memilih perhiasan karena memakai hijab.

    Artikel lain:
    10 Merek Perhiasan Termahal Sejagat
    Apa Jadinya jika Beras Disulap Menjadi Perhiasan?

    Menurut Erwin, perhiasan seperti gelang, cincin, atau kalung panjang bisa menjadi pilihan. Dia menyarankan untuk memakai kalung panjang. Erwin mencontohkan salah satu koleksi perhiasan emas UBS Gold yang berupa tali panjang, apabila tidak menyukai kalung dengan desain rantai.

    "Karena kebanyakan milenial tidak mau yang rantai. Namun, perhiasan yang dikenakan sebetulnya kembali lagi pada diri sendiri,” kata Erwin.

    Menurut Erwin, fashion adalah pernyataan. Selama seseorang percaya diri dengan tampilan yang diusung, maka hal tersebut tak menjadi masalah.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...