Saat Diet Jangan Cuma Hitung Kalori Makanan, Minuman pun Penting

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diet dengan buah. Shuterstock

    Ilustrasi diet dengan buah. Shuterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang yang diet mesti menghitung asupan kalori dari apapun yang dikonsumsi. Rumusnya, kalori yang masuk harus lebih sedikit dari yang diperlukan, sehingga pembakaran kalori dari aktivitas sehari-hari berjalan dengan efektif.

    Baca: Jenis Aktivitas Ringan dan Makanan buat Kamu yang Diet

    Hanya saja, penghitungan kalori biasanya dilakukan pada asupan makanan. Ketika makan nasi uduk misalnya, kalorinya mencapai 516 kilokalori, nasi goreng telur 467 kilokalori, bubur ayam 159 kilokalori, pecel ayam komplet 664 kilokalori, mi goreng telur 600 kolokalori, dan gado-gado komplet 406 kalori.

    Lantas bagaimana kalori yang diperolah dari minuman? Asupan kalori dari minuman juga harus diperhatikan karena jumlahnya ternyata tak kalah banyak dari makanan. Contoh, kopi kemasan 250 mililiter memiliki 135 sampai 167 kilokalori. Minuman kola dengan bobot yang sama mengandung 106-110 kilokalori, serta sari buah dan teh kemasan 80-117 kilokalori.

    ADVERTISEMENT

    "Karena itu kami memperkenalkan Pocari Sweat Ion Water yang merupakan minuman ion rendah kalori untuk mereka yang ingin mengembalikan cairan dan ion tubuh yang hilang dengan komposisi rendah kalori," kata Ricky Suhendar, Marketing Direktur Amerta Indah Otsuka di Jakarta, Kamis 25 Oktober 2018.

    (dari kiri) Head of Marketing Ion Water Anisla Triayu, Marketing Director PT. Amerta Indah Otsuka Ricky Suhendar, pakar kesehatan dr. Haekal Yassier Anshari, dan perancang busana Jenahara di acara Peluncuran Ion Water rendah kalori di Jakarta, Kamis 25 Oktober 2018.

    Ricky menjelaskan Pocari Sweat Ion Water kemasan 250 mililiter mengandung 35 kilokalori. Angka ini separuh lebih rendah dari produk sebelumnya, yakni Pocari Sweat Ion Supply Drink dengan bobot yang sama.

    Pakar kesehatan dr. Haekal Anshari, M. Biomed (AAM) mengatakan yang penting diperhatikan saat diet adalah mengukur kalori. "Di piramida makanan, cairan adalah unsur yang paling utama," kata dia.

    Air putih, menurut Haekal, memang tepat untuk mengganti cairan tubuh, tapi tidak cukup mengandung ion, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas tinggi. "Ion atau elektrolit dalam tubuh ini penting untuk menjaga metabolisme."

    Artikel lainnya: 6 Langkah Diet yang Justru Menambah Berat Badan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.