Restu Anggraini Tampilkan Hijab Tahan Air Aeresist di JFW 2018

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koleksi ETU Spring/Summer 2019

    Koleksi ETU Spring/Summer 2019 "Rve du Japon" di Jakarta Fashion Week 2018. Instagram.com/@etuofficial

    TEMPO.CO, Jakarta - Desainer Restu Anggraini memperkenalkan hijab tahan air, yang bernama aeresist, di sela pagelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2019. Hijab aeresist ini menggunakan teknologi khusus sehingga tetap nyaman digunakan. 

    Baca juga: Fashion Hijab Steffy Burase yang Trendi

    Restu Anggraini mengatakan inovasi ini terinspirasi dari pengguna hijab yang suka mengeluhkan hijabnya lepek terkena air, terutama usa berwudhu. "Untuk yang berhijab, aku bikin jilbab anti air, tetapi tetap nyaman. Ringan. Untuk wanita aktif," kata dia di Jakarta, beberapa waktu lalu. 

    Hijab tahan air Aeresist. Instagram.com/@etuofficial

    Pada gelaran JFW 2019, Restu Anggraini melalui label ETU memadankan hijab tahan air itu dengan koleksi busana berpakem modest yang menggunakan ragam ornamen estetis yang diadaptasi dari elemen khas Jepang. Busana yang dia ciptakan kali ini bersiluet lebar dengan potongan kerah pakaian tradisional Jepang hingga detil kelopak bunga, origami pleats, aksen obi dan Japanese belt knot. "Konsepnya terinspirasi dari Tokyo, banyak siluet kimono," tutur dia.

    Koleksi ETU Spring/Summer 2019 “Rêve du Japon” di Jakarta Fashion Week 2018. Instagram.com/@etuofficial

    Untuk menambah kesan ala Jepang yang stand out dan berkarakter, Restu mempercayakan tampilan makeup para modelnya dengan menonjolkan riasan mata, huzzle purple, flawless skin serta undertone lips. Agar menghasilkan tampilan seperti itu, gunakan porefection skin primer Wardah dan mineralight matte BB cushion. Pada area mata, aplikasikan hypergetic precise black liner untuk membuat garis cat eyes yang catchy.

    Artikel lain: Alasan Melody Eks JKT 48 Putuskan Berhijab


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.