Alasan Melody Eks JKT 48 Putuskan Berhijab

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Melody eks JKT 48. Instagram.com

TEMPO.CO, Jakarta - Melody eks JKT 48 mengubah penampilannya. Pemilik nama asli Melody Nurramdhani Laksani itu kini tampak menutup rambut panjangnya dengan mengenakan hijab.

Baca juga: Gaya Rambut Melody JKT48 yang Manis dan Gampang Ditiru

Melody menceritakan awal keputusannya berhijab, yang ternyata bermula dari foto pre-wedding dengan calon suaminya. "Awal mulanya, jadi waktu itu kan foto untuk prewed, emang konsepnya pengen pakai hijab. Terus awal-awal makeup itu masih belum pakai hijab gitu kan. Terus pas udah siap, dihijab, terus foto-foto, beres," tutur Melody di kawasan Grogol, Jakarta Barat, Minggu, 21 Oktober 2018.

 
(Instagram)
(Instagram)

Seusai pemotretan, perempuan berusia 26 tahun ini pun merasa nyaman dengan mengenakan hijab. Melody justru merasa malu ketika hendak membuka hijabnya. Alhasil, hingga saat ini, Melody memutuskan melanjutkan mengenakan hijab. 

"Pas beres itu, kayak kok seharian kan udah pake (hijab), kayaknya kalau dilepas malu, ya. Jadi akhirnya, ya, alhamdulillah sampai sekarang belum lepas dari hijabnya," kata Melody.

Hingga saat ini, terhitung sudah dua minggu Melody mengenakan hijabnya. Melody sendiri rencananya melangsungkan pernikahan pada akhir 2018 di kampung halamannya di Bandung, Jawa Barat.

TABLOIDBINTANG






Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

4 hari lalu

Dukung Mahsa Amini, Angelina Jolie: Perempuan Iran Tak Butuh Polisi Moral dan Pikiran Dikontrol

Angelina Jolie menuturkan, perempuan Iran membutuhkan kebebasan dirinya sebagai orang yang merdeka dan hidup tanpa kekerasan.


Kronologi Kematian Mahsa Amini yang Memicu Gelombang Demonstrasi di Iran

9 hari lalu

Kronologi Kematian Mahsa Amini yang Memicu Gelombang Demonstrasi di Iran

Gelombang aksi protes yang berujung rusuh di Iran, 6 malam berturut-turut ini sebagai bentuk kemarahan atas kematian Mahsa Amini.


Wanita Iran Ramai-ramai Bakar Jilbab, Protes Aturan Wajib Hijab

11 hari lalu

Wanita Iran Ramai-ramai Bakar Jilbab, Protes Aturan Wajib Hijab

Wanita di beberapa kota Iran melepas dan membakar jilbab mereka untuk memprotes hukum wajib jilbab di negara mereka.


Hari Ini Hari Solidaritas Hijab Internasional: Dukungan Buat Hijaber Seluruh Dunia

28 hari lalu

Hari Ini Hari Solidaritas Hijab Internasional: Dukungan Buat Hijaber Seluruh Dunia

International Hijab Solidarity Day (IHSD) atau Hari Solidaritas Hijab Internasional diperingati pada 4 September setiap tahunnya. Ini kilas baliknya.


Time to Increase Fuel Prices

33 hari lalu

Time to Increase Fuel Prices

The government has thrown in the towel over fuel subsidies at a time of rising world oil prices.


Dinas Pendidikan DKI Tegaskan Tidak Ada Aturan yang Mewajibkan Siswi Pakai Jilbab

3 Agustus 2022

Dinas Pendidikan DKI Tegaskan Tidak Ada Aturan yang Mewajibkan Siswi Pakai Jilbab

Anggota DPRD DKI dari PDIP menemukan ada siswi SMP Negeri yang dipaksa gurunya untuk memakai jilbab.


Taliban Larang Atlet Binaraga Afghanistan Gunakan Pakaian Minim, Begini Batasannya

4 Juli 2022

Taliban Larang Atlet Binaraga Afghanistan Gunakan Pakaian Minim, Begini Batasannya

Taliban melarang atlet binaraga Afghanistan menggunakan pakaian terbuka, baik ketika latihan maupun saat berkompetisi. Bagaimana batasannya?


Syarat Penerimaan Polwan 2022, Termasuk bagi yang Gunakan Hijab

21 Juni 2022

Syarat Penerimaan Polwan 2022, Termasuk bagi yang Gunakan Hijab

Tertarik menjadi Polwan? Berikut adalah beberapa syarat untuk mendaftar sebagai calon Polwan 2022, termasuk bagi Anda yang menggunakan hijab.


Picu Kontroversi, Restoran Prancis di Arab Saudi Tolak Perempuan Berhijab

24 Mei 2022

Picu Kontroversi, Restoran Prancis di Arab Saudi Tolak Perempuan Berhijab

Ini bukan pertama kalinya sebuah restoran menolak masuknya wanita berhijab di kawasan Teluk.


Pemerintah India Bantah Ada Larangan Jalankan Agama dan Intoleransi

17 April 2022

Pemerintah India Bantah Ada Larangan Jalankan Agama dan Intoleransi

Pemerintah India membantah adanya pelarangan bagi warga menjalankan agamanya serta minimnya toleransi di negara dengan mayoritas Hindu itu