Rabu, 24 Oktober 2018

Ini yang Dilakukan Orang Tua Jika Anak Laki-laki Pakai Makeup

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi foundation dan kuas makeup. Pixabay.com

    Ilustrasi foundation dan kuas makeup. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Makeup memang identik dengan perempuan. Namun saat ini sudah banyak kita temui para pria yang mengenakan makeup untuk keperluan sehari-hari atau tertentu saja.

    Baca juga: Tips Makeup agar Wajah Tampak Lebih Muda

    Terlepas dari salah atau benarnya jika pria mengenakan makeup, apa yang bisa orangtua lakukan jika anak laki-laki mereka tiba-tiba ingin mengaplikasikan makeup entah karena sering melihat ibunya berdandan atau alasan lainnya? 

    Psikolog dari APDC Indonesia yang berlokasi di Yogyakarta, Analisa Widyaningrum mengatakan ada peran ayah untuk memberikan pemahaman pada sang anak. "Sebenarnya pendidikan tentang gender dimulai sejak dini. Di mana ibu dan ayah mengajarkan peran-peran tentang gender. Bukan hanya persoalan diberi baju biru atau warna pink. Tetapi, ayah menunjukkan peran sebagai pria dan ibu sebagai perempuan," ujarnya di Jakarta, Kamis 4 Oktober 2018.

    Dia menambahkan cara-cara yang dapat dilakukan sang ayah untuk memberikan pemahaman kepada anak. "Si bapak misalnya bisa bilang, "nak itu untuk perempuan mending sini main bola sama bapak". Kalau ibu yang bilang belum tentu anak mau. Kalau setiap hari dia melihat ibunya makeup tanpa ayahnya datang," ujar Analisa. seraya mengingatkan saat memberikan pemahaman pada anak sebaiknya menggunakan bahasa yang mudah dipahami mereka.

    Analisa menegaskan pendidikan gender bukan tentang apa yang diberi ke anak, tetapi kehadiran ayah dan ibu untuk anak. "Kalau anak laki-laki sudah memegang makeup, ya bapak harus bisa ambil alih, jadi tidak hanya ibu. Karena pengasuhan itu kan berdua, tidka hanya ibu sendiri," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.