Selasa, 23 Oktober 2018

Hari Batik, Mengenal Batik Papua yang Kaya Warna dan Motif

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Batik Papua. Tempo Channel

    Batik Papua. Tempo Channel

    TEMPO.CO, Jakarta - Batik Papua memperkaya khazanah batik Nusantara. Pada Hari Batik Nasional yang diperingati setiao 2 Oktober, mari kita menilik keindahan batik Papua.

    Baca juga:
    Hari Batik Nasional, Kenapa Anak Muda Tak Berminat Jadi Pembatik?

    Batik Asmat menjadi salah satu motif batik yang paling dikenal di tanah Papua. Tampil dengan perpaduan warna tanah dan terakota yang khas, gambar dalam Batik Asmat didominasi corak ukiran khas Suku Asmat yang menjadi suku asli penghuni Tanah Cendrawasih ini.

    Batik juga menjadi media bagi masyarakat Papua untuk mengabadikan kekayaan alam maupun budaya dari tanah Papua. Ini tergambar dari beragam motif batik yang didominasi dengan keindahan burung cendrawasih, keunikan alat musik tifa, hingga keunikan rumah adat honai.

    Batik Papua. Tempo Channel

    Beragam corak tersebut hadir dengan latar warna yang cerah dan menarik. Inilah ciri khas batik Papua yang membedakannya dengan batik dari Jawa Tengah yang didominasi dengan warna yang gelap dan teduh.

    Itu baru batik Papua dari Suku Asmat. Masih ada berbagai jenis batik dari suku lainnya yang memiliki warna dan motif berbeda, terutama batik yang asimetris. Jika tertarik berwisata ke Papua, ada beberapa rekomendasi tempat yang layak dikunjungi untuk berburu oleh-oleh kain batik khas Tanah Cendrawasih ini.

    Batik khas Papua. ANTARA FOTO/Dian Kandipi

    Saksikan video liputannya di kanal Tempo Channel berikut. Selamat Hari Batik Nasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.