Dokter Ungkap Manfaat Merencanakan Keluarga dengan Kontrasepsi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keluarga Berencana (KB), dua anak cukup. (foto: shutterstock)

    Keluarga Berencana (KB), dua anak cukup. (foto: shutterstock)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemanfaatan kontrasepsi untuk merencanakan keluarga merupakan gerakan global yang penting dan bertujuan meningkatkan kesejahteraan perempuan. Dokter spesialis kandungand dari RS Brawijaya Jakarta, Uf Bagazi, menyebutkan penggunaan kontrasepsi tidak saja bertujuan untuk mengendalikan kelahiran tetapi juga memiliki berbagai manfaat lain.

    Manfaatnya antara lain adalah terjaganya kesehatan reproduksi sehingga meminimalisir risiko penyakit yang berkaitan dengan organ reproduksi, seperti kanker payudara, kanker serviks, dan sebagainya.

    Artikel lain:
    Hari Kontrasepsi Dunia, Alat KB Favorit Wanita Adalah...
    Plus Minus Alat Kontrasepsi, Anda Pakai yang Mana?
    Ketahui Ragam Alat dan Metode Kontrasepsi
    Pernah Coba Pil Kontrasepsi Kombinasi? Ini Kelebihannya

    “Selain itu dapat mencegah terjadinya gangguan fisik dan psikologis akibat kehamilan yang tidak direncanakan, memiliki persiapan yang matang terkait dengan perencanaan kehamilan, dan dapat meningkatkan kualitas diri dan mewujudkan impiannya,” tuturnya.

    Hal senada dikemukakan oleh dokter spesialis kandungan dari RSCM Jakarta, Andon Hestiantoro, yang mengatakan bahwa penggunaan alat kontrasepsi dapat memperkuat hak-hak perempuan dalam menentukan sendiri kapan mereka siap hamil.

    Selain itu juga dapat membantu ibu mempersiapkan kehamilan, dan menjaga kesehatan selama kehamilan sehingga dapat melahirkan generasi baru yang berkualitas.

    “Dengan merencanakan jarak kehamilan dengan baik, maka perempuan dapat lebih memberdayakan dirinya dalam segi pendidikan dan sosial sehingga kesejahteraan dirinya maupun keluarga dapat ditingkatkan pula,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.