Sabtu, 17 November 2018

4 Tips dari Pakar agar Pasangan Tetap Setia

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika berusaha mencegah pasangan agar tidak pindah ke hati yang lain, sering kali secara tak sadar kita justru berperilaku negatif, seperti mengontrol, posesif, dan cemburu. Menurut Jeremy Nicholson M.S.W., Ph.D. psikolog asal Boston, Amerika Serikat, yang berkonsentrasi pada masalah kepribadian dan dinamika hubungan, rasa cemburu lumrah dalam sebuah hubungan tapi jangan berlebihan.

    Sikap mengontrol, selalu ingin tahu di mana keberadaan pasangan, bahkan sampai menguntitnya, bukan cara yang efektif membuatnya setia. Sebaliknya, bisa membuat pasangan tak nyaman dan hubungan hambar. Lalu apa yang bisa dilakukan?

    Baca juga:
    Berdebat dengan Pasangan Dapat Menentukan Kekuatan Hubungan
    Kiat Mengembalikan Romantisme Hubungan dengan Pasangan
    7 Benda Milik Pasangan yang Bisa Kamu Pakai
    5 Pertanyaan Sensitif yang Ditanyakan Wanita kepada Pasangannya

    #Memberikan cinta dan perhatian 
    Yang pasti harus meningkatkan hasrat dan memperkuat hubungan sehingga susah baginya untuk berpaling. Caranya, dengan memberikan cinta dan perhatian. Cinta dan perhatian terlihat dalam cara berkomunikasi dengan pasangan dan memperlakukannya sehari-hari, misalnya senantiasa mendengarkan dan memahami dalam situasi apa pun.

    “Ini cara efektif untuk membangun sekaligus menjaga ikatan dengan pasangan. Ikatan yang kuat akan meminimalkan kemungkinan dia selingkuh,” ungkap Nicholson.

    Jaga tutur kata pada pasangan. Berkomunikasilah dengan terbuka. Luangkan waktu untuk mengobrol, dari membicarakan hal penting hingga tak penting. Berikan dia pujian, penghargaan, atau kejutan-kejutan kecil, kapan pun, tak harus ketika dia berhasil meraih sesuatu.

    “Sesekali berikan sentuhan-sentuhan fisik penuh kasih saying untuk menjaga kehangatan dan memperkuat ikatan,” tambahnya.

    #Menjaga penampilan fisik 
    Menjaga penampilan fisik menurut Nicholson sangat penting baik bagi wanita maupun pria, agar perhatian pasangan tetap tertuju kepada Anda. Bahkan tak ada salahnya meningkatkan atau memperbaiki penampilan.

    “Beberapa orang, misalnya, membeli baju baru, belajar merias diri, merawat tubuh. Apa pun caranya agar tetap menarik di matanya,” paparNicholson.

    Kalau punya waktu luang untuk berolahraga atau pergi ke sasana, ia menyarankan untuk berolahraga agar tubuh bugar dan kencang.

    Menjaga penampilan tidak hanya menyenangkan dia tapi juga membuat Anda merasa nyaman dan percaya diri. Rasa percaya diri akan mengurangi rasa tidak aman pada diri dan membuat hubungan lebih sehat.

    Ilustrasi pasangan di atas ranjang. shutterstock.com

    #Meminimalkan rasa curiga dan cemburu
    Ketika perhatian pasangan berkurang, jangan buru-buru mencurigainya. Lalu berprasangka, jangan-jangan konsentrasinya sedang tertuju ke tempat atau orang lain. Apalagi sampai melontarkan pertanyaan-pertanyaan menyudutkan.

    “Bersikap seperti ini malah bisa membuat dia semakin jauh,” tutur Nicholson.

    Tanyakan baik-baik, mengapa akhir-akhir ini perhatiannya seperti terpecah? Jika dia sepertinya sedang dekat dengan seseorang, bukalah peluang agar dia mau bercerita tentang orang ini, alih-alih langsung terbakar api cemburu.

    Nicholson menyarankan, daripada energi habis untuk mencemburui pasangan secara berlebihan, lebih baik dapatkan perhatiannya kembali dengan kemampuan dan daya tarik Anda, seperti dijelaskan pada poin sebelumnya. 

    #Membuat kesepakatan di awal hubungan
    Dr. Stan Tatkin, terapis pernikahan dan keluarga juga penulis buku Wired for Dating: How Understanding Neurobiology and Attachment Style Can Help You Find Your Ideal Mate dari Los Angeles, Amerika Serikat, menulis pasangan perlu membuat kesepakatan di awal hubungan untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan di kemudian hari, salah satunya perselingkuhan.

    Bicarakan dan buat kesepakatan, seperti apa akan menjalani hubungan ini ke depannya. Bagi yang mau menikah, bicarakan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam rumah tangga yang akan dibina bersama.

    “Misalnya, ada pasangan yang menganggap berdansa dengan teman atau menggoda teman di pesta hal yang wajar dan biasa meski sudah menikah. Namun bagi Anda, ini termasuk perilaku yang tidak biasa. Maka sebaiknya dibicarakan dari awal, tetapkan batas-batasnya. Kemukakan alasannya, kebiasaan seperti ini bisa membuat kesalahpahaman, membuka peluang perselingkuhan,” ungkap Tatkin. 

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.