Bunga Mega Bentuk Komunitas CeweQuat untuk Berdayakan Perempuan

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Bunga Mega pendiri komunitas CeweQuat. Instagram.com/bunga_mega

TEMPO.CO, Jakarta - Bunga Mega mendirikan komunitas CeweQuat yang bertujuan memberdayakan perempuan. Ada beragam isu seputar dunia perempuan dibahas dalam komunitas. Mulai tahun ini, Bunga memilih fokus mengampanyekan kesehatan mental dan pentingnya support system atau sistem pendukung sosial.

Baca juga: Psikolog: Stigma Keperawanan Buruk buat Perempuan

Salah satu alasan mengkampanyekan hal ini karena semakin tingginya angka kekerasan terhadap wanita di Indonesia. Metode kampanye yang dilakukan Bunga lewat CeweQuat adalah dengan mengadakan kopi darat mini bernama Tabletalk di beberapa kota. Konsepnya mirip sesi curhat dalam kelompok kecil dengan topik yang ditentukan.

Contohnya, topik tentang caranya lepas dari hubungan yang tak sehat, yang baru diadakan akhir Agustus lalu. Acara ini dibuat para sukarelawan yang jadi fasilitator acara. Sebelumnya, sukarelawan menjalani pelatihan secara daring selama sebulan. Bunga Mega mengatakan Tabletalk dirancang menyenangkan seperti bermain. Tujuannya supaya orang-orang terbuka, tanpa perlu merasa seperti diinterogasi.

"Setelah mereka terbuka, kami akan bantu merunut masalah mereka, permulaannya seperti apa. Kalau mengalami gangguan mental apa yang harus mereka lakukan, bagaimana mencari bantuan? Selama mereka tidak menyadari masalah mereka, kondisi mereka akan terus berulang. Itu yang berusaha kami hentikan," kata Bunga.

Bunga Mega Ingin Memberdayakan Perempuan Indonesia Lewat Komunitas CeweQuat (Markuat / tabloidbintang.com)
Bunga Mega Ingin Memberdayakan Perempuan Indonesia Lewat Komunitas CeweQuat (Markuat / tabloidbintang.com)

Kini, Tabletalk telah diselenggarakan di 12 kota, salah satunya Kabupaten Melawi di Kalimantan Barat. Bunga berkeinginan menjangkau lebih banyak perempuan di berbagai daerah. Menurutnya, edukasi dan kesadaran tentang kedua isu ini masih rendah terutama di luar kota besar. "Kebanyakan komunitas dan gerakan masih berpusat di Jabodetabek. Akses informasi mereka yang berada di daerah lain terbatas. Sulit kalau kami cuma berharap mereka tahu, tanpa menjemput bola dengan tim sukarelawan di daerah sana," kata Bunga. 

Meski bersifat nirlaba, Bunga berharap nantinya CeweQuat bisa memiliki tim ahli berupa psikolog dan psikiater. Para sukarelawan juga diajak berkontribusi menjadi pengurus CeweQuat. "Semoga CeweQuat bisa jadi bagian dari para perempuan mengenal diri mereka sendiri dan juga menjadi bagian dari penyembuhan mereka. Berikutnya setelah sembuh, mereka akan berdaya," tandasnya. 

AURA






Megan Thee Stallion Buat Situs Web Kesehatan Mental untuk Bantu Penggemar

6 jam lalu

Megan Thee Stallion Buat Situs Web Kesehatan Mental untuk Bantu Penggemar

Situs web yang dibuat Megan Thee Stallion menawarkan tautan ke organisasi terapi gratis


Ciri Pasangan yang Tulus Mencintai

3 hari lalu

Ciri Pasangan yang Tulus Mencintai

Tak perlu bertanya-tanya soal cinta pasangan. Berikut 10 tanda yang akan muncul apabila ia tulus mencintai Anda.


Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

3 hari lalu

Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

Top 3 dunia pada 22 September 2022, di urutan pertama unjuk rasa yang dilakukan perempuan Iran untuk memprotes ketatnya aturan berjilbab di negara itu


Kontribusi UMKM Perempuan Diprediksi Capai USD 135 Miliar pada 2025, Asalkan...

4 hari lalu

Kontribusi UMKM Perempuan Diprediksi Capai USD 135 Miliar pada 2025, Asalkan...

Angela Tanoesoedibjo menyatakan peran perempuan dalam UMKM masih menghadapi tantangan, salah satunya dalam permodalan.


5 Faktor yang Berpotensi Sebagai Penyebab Gangguan OCD

4 hari lalu

5 Faktor yang Berpotensi Sebagai Penyebab Gangguan OCD

OCD memiliki penyebab sendiri dalam pembentukan gangguannya. Meskipun penyebab utama belum diketahui penuh oleh para ahli.


Ragam Faktor Risiko Alzheimer, Termasuk Cedera Kepala

4 hari lalu

Ragam Faktor Risiko Alzheimer, Termasuk Cedera Kepala

Ada beberapa faktor risiko penyakit Alzheimer, seperti pernah terbentur keras, genetik atau keturunan, hipertensi, diabetes, dan cedera kepala.


Psikolog Ingatkan Dampak Media Sosial dan Kesehatan Mental Remaja

4 hari lalu

Psikolog Ingatkan Dampak Media Sosial dan Kesehatan Mental Remaja

Psikolog mengatakan terlalu banyak bermain media sosial dapat mempengaruhi perkembangan otak dan kondisi psikologis remaja.


Sekali Lagi Toxic Positivity: Contoh Perilaku, Risiko, dan Cara Menghindarinya

4 hari lalu

Sekali Lagi Toxic Positivity: Contoh Perilaku, Risiko, dan Cara Menghindarinya

Toxic Positivity kerap kali hanya diidentikkan dengan kebaikan, namun ada sisi negatif yang terkandung di dalamnya.


4 Tanda yang Menunjukkan Pasangan Sedang Memikirkan Orang Lain

6 hari lalu

4 Tanda yang Menunjukkan Pasangan Sedang Memikirkan Orang Lain

Ada garis tipis antara naksir yang tidak berbahaya dan selingkuh, jadi kenali tanda-tanda pasangan memikirkan orang lain.


Hal yang Harus Dilakukan ketika Mengetahui Pasangan Selingkuh

6 hari lalu

Hal yang Harus Dilakukan ketika Mengetahui Pasangan Selingkuh

Prosesnya mungkin tidak mudah, tetapi dengan mengikuti saran ahli, pemulihan dari rasa sakit karena perselingkuhan akan lebih cepat dan sehat.